BABINSA KORAMIL 0823/02 PANJI BANTU PETANI PANEN PADI

Situbondo - Babinsa (Bintara Pembina Desa) Kayuputih dari Koramil 0823/02 Panji, pagi ini melakukan pendampingan panen padi petani di lahan pertanian wilayah Dusun Cempaka RT. 001 RW. 001 Desa Kayu Putih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo milik Bapak Mahrus. Kamis (13/09/2018).

Di lahan pertanian seluas 0,2 ha salah satu Babinsa Koramil 0823/02 Panji Sertu Matheus Fuka turun langsung ke sawah membantu petani dari Poktan (Kelompok Tani) untuk melaksanakan pendampingan panen padi jenis IR 64 shieran untuk mendukung DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) Kota Situbondo.

Diharapkan dengan adanya program pendampingan ini bisa meningkatkan produksi padi, sehingga dapat mensukseskan Program Pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Beras. Guna tercapainya Ketahanan Pangan Nasional yang menyejahterakan kehidupan rakyat. Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, " NKRI Harga Mati ", " ucap Sertu Matheus Fuka. " (sdd)

.

BABINSA KORAMIL 0823/03 KAPONGAN MELAKUKAN PENDAMPINGAN BAJAK SAWAH GUNA PERCEPATAN LTT

Situbondo – Anggota Babinsa Koramil 03/Kapongan Serda Syarif Susilo Kodim 0823/Situbondo dalam rangka mendukung meningkatkan kegiatan ketahanan pangan, dan percepatan LTT (Luas Tambah Tanam) diwilayahnya, sebagai pendamping turut serta bersama petani untuk membajak sawah dilokasi lahan sawah milik H. Kamirullah alamat Dusun Patek, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo seluas 3 petak. Kamis (13/09/2018).

Bapak H. Kamirullah yang sedang menggarap/membajak lahan sawah didampingi oleh Serda Syarif Susilo Babinsa 03 Kapongan yang sedang melakukan kegiatan pembajakan sawah dengan menggunakan traktor dan air yang sudah dimasukan dalam lahan persawahan sudah merata sehingga kami hari ini mulai melakukan pembajakan sawah.

Pelaksanaan kegiatan pembajakan ini kemungkinan akan cepat selesai dikarenakan alat yang digunakan untuk bajak adalah traktor mudah-mudahan tidak ada kendala di alat/traktor sehingga prosesnya akan cepat selesai, sekaligus melakukan perbaikan tanggul, pembuatan saluran air dan pembersihan tanaman yang ada didalam area persawahan harus diambil dan dibuang ” ucap Serda Syarif Susilo. "

Untuk kegiatan pembibitan telah disiapkan oleh Bapak H. Kamirullah dan saat ini sudah berusia 17 hari dengan menggunakan bibit unggulan jenis padi IR 64, sedangkan sistim tanam menggunakan sistem jajar legowo dan pengolahan lahan sawah tersebut diharapkan sesuai dengan rencana sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal, " imbuhnya. " (sdd).

BERKAT ADANYA PERAN BABINSA 03 KAPONGAN, PANEN PADI PUASKAN PETANI

Situbondo – Upaya khusus (Upsus) pendampingan petani yang dilakukan Babinsa dan jerih payah petani di Dusun Sarse, Desa Kesambirampak, Rimpak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo berbuah manis. Hasil panen padi kali ini mengalami peningkatan yang memuaskan bagi petani. Termasuk hasil panen padi di sawah milik Bapak Nanang (46 tahun). Kamis (13/09/2018).

Serda Suraji Babinsa Kesambirampak Koramil 03/Kapongan Kodim 0823/Situbondo membantu Bapak Nanangl memanen padi di sawah miliknya. Menurut Sertu Suraji, dirinya tengah membantu petani yang panen padi jenis IR 64 di lahan seluas 6 petak. Pendampingan Babinsa kepada petani diawali sejak persiapan lahan, penggarapan lahan, penyebaran benih, penanaman, pemeliharaan hingga musim panen tiba, ” tutur Sertu Suraji. "

Sertu Suraji juga menuturkan bahwa pendampingan kepada petani merupakan program Upsus untuk membantu pemerintah meningkatkan hasil panen menuju swasembada pangan diwilayah, " imbuhnya. "

Bapak Nanang sangat bersyukur dengan hasil panen yang diperolehnya, meski belum mencapai hasil maksimal, tetapi hasil panen padi jenis IR 64 ini sudah sangat memuaskan. Ucapan terimakasih banyak kepada Bapak Babinsa yang telah membantu petani di Desa Kesambiramoaki, ” ujar Bapak Nanang. "(sdd).

BABINSA KORAMIL 0823/02 PANJI DALAM PENDAMPINGAN PANEN PADI

Situbondo - Dalam rangka pelaksanaan upaya khusus kepada petani dan sebagai upaya mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0823/Situbondo turut melakukan pendampingan kepada petani menanam padi diwilayah masing-masing Koramil. Hal ini seperti yang dilakujan olrh Babinsa Juglangan Serma Samiono yang sedang mendampingi petani di lokasi persawahan yang sedang panen padi jenis IR 64 seluas 0,4 Ha yang bertempat di Dusun Air Mancur RT. 002 RW. 003 Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Rabu (12/09/2018).

Dikaitkan dengan permasalahan saat ini dengan keterbatasan petugas di lapangan, peran aktif Babinsa dalam melaksanakan pendampingan program upsus pertanian guna mencapai program swasembada pangan sangat penting. Dalam hal ini Serma Samiono mengungkapkan selaku aparat kewilayahan yang ada dilapangan akan terus melaksanakan pendampingan dan pemantauan perkembangan pertumbuhan padi mulai dari penyiapan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, pemberantasan hama sampai siap panen sehingga program swasembada pangan yang di canangkan pemerintah akan tercapai.

Tujuan pendampingan penanaman padi tersebut untuk memberikan suport dan semangat kepada kelompok petani guna mendapatkan hasil panen yang maksimal dan menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat bekerjasama dengan TNI, " ucapnya. "

Ucapan terima kasih adanya peran serta anggota TNI (Babinsa) Koramil dalam mendampingi menanam padi dan selalu berharap pendampingan Babinsa dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan sehingga diharapkan TNI selalu dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan,  " ucap Bapak Sutris. " (sdd). 

DANRAMIL 0823/13 MLANDINGAN MEMELOPORI PELAKSANAAN SOSIALISASI PAHAM RADIKALISME BAGI GENERASI MUDA

Situbondo - Dalam rangka menciptakan dan memelihara stabilitas keamanan diwilayah Kabupaten Situbondo khususnya diwilayah Kecamatan Mlandingan, Koramil 13/Mlandingan Kodim 0823/Situbondo melaksanakan kegiatan untuk selalu menjaga Kemanunggalan TNI-Rakyat, selalu berada ditengah-tengah masyarakat disekelilingnya adalah kunci utama dimana bisa mengetahui kondisi masyarakat diwilayah Teritorialnya. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Danramil 0823/13 Mlandingan Kapten Inf Edi Supriono dalam acara pembekalan kepada masyarakat Desa Sumber Pinang di Masjid Nurul Jihad alamat Dusun Meraan Timur, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Mlandingan, Kaupaten Situbondo untuk mencegah dan meminimalisir pengaruh faham Radikalisme/Garis Keras yang diselenggarakan oleh Koramil 0823/Mlandingan bersama Remaja Masjid Nurul Jihad, Selasa (11/09/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0823/13 Mlandingan Kapten Inf Edi Supriono bersama dengan 2 orang anggota Koramil, Kapolsek Mlandingan Iptu Sugeng Winarno, Kepala Desa Sumberpinang, Pengasuh Ponpes Nurul Taqwa 2 Sumberpinang KH. Halimi Abdul Hamid, Takmir  dan Remaja Masjid Nurul Jihad Dusun Meraan Timur dan Masyarakat Dusun Meraan Timur ± 70 orang. Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mempererat silaturrahmi dan menambah ilmu tentang Radikalisme dan upaya agar masyarakat tidak terlibat oleh faham faham aliran keras dalam sambutan Pengurus Remaja Masjid oleh Ustad Asen.

Selanjutnya Kapolsek Mlandingan Iptu Sugeng Winarno memberikan kata sambutan yang intinya bahwa faham Radikalisme bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, Islam adalah rohmatan lil alamin, agama yang menghargai teloransi dan perbedaan dan Dalam kehidupan sehari-hari harus mencontoh tingkah dan perilaku Nabi Besar Muhammad SAW. 

Dalam kesempatan ini juga Danramil memberikan pengarahan kepada masyarakat terutama untuk generasi muda tentang situasi dan kondisi wilayah saat ini serta sosialisasi tentang pentingnya cegah dini deteksi dini serta temu cepat dan lapor cepat untuk mengantisipasi apabila ada situasi atau menemukan hal-hal yang ganjil dari kebiasaan sehari-hari dengan menyampaikan materi tentang Radikalisme yang intinya bahwa Radikalisme merupakan aliran atau faham yang menginginkan pembaharuan sosial maupun politik secara cepat dan drastis bahkan dilakukan dengan cara cara kekerasan dan melanggar hukum, Radikalisme bukan hanya teror dan pengeboman atau sabotase saja. Aksi-aksi Radikalisme bisa dalam bentuk Radikal Gagasan, Premanisme, Radikal Milisi, Radikal Terorisme, Radikal Separatis, “ terang Danramil. “

Faktor yang memengaruhi antara lain Perkembangan Global yaitu kelompok-kelompok Radikal di Timur Tengah sebagai inspirasi untuk angkat senjata & Aksi Teror (Afganistan, Palestina, Irak, Yaman Syiria dan lainnya), Kemiskinan meski tidak berpengaruh langsung hal ini menjadi persemaian subur bagi radikalisme dan terorisme, Ketidakadilan penyelengaraan Pemerintahan dan Berkaitan erat dengan Balas Dendam. Upaya untuk mencegah masuknya faham Radikalisme dengan cara perkuat keimanan dalam belajar agama jangan hanya berdasarkan buku tetapi harus mendapat bimbingan dari guru, kyai yang jelas mazabnya, Budayakan bertegur sapa dengan ucapan Salam kepada sesama masyarakat terlebih lagi apabila ada orang asing atau orang yang tidak dikenal masuk atau melintas sehingga bisa diketahui identitasnya, tujuannya dan  kepentingannya dan Apabila ada permasalahan segera laporkan kepada aparat Koramil, Polsek maupun kepala desa jangan main hakim sendiri selesaikan permasalahan dengan kekeluargaan dan hukum yang berlaku dan Jaga Persatuan dan kesatuan, jaga Silaturahmi jangan mau diadu domba dan dipecah belah oleh pihak manapun, “ imbuhnya. “

Kegiatan acara terakhir pemberian Ceramah oleh KH. Halimi Abdul Hamid yang intinya menyampaikan bahwa ajaran Islam yang sesuai Al-Quran dan hadis nabi adalah welas asih kepada semua mahluk, Ulama dan Umaro bersama masyarakat harus bersatu mendukung program-program pemerintah, Agar lebih bijak dan berhati-hati akan pengaruh tehnologi, ajaran-ajaran di mbah google dan dunia maya dll, Mengawasi pergaulan remaja karena karakter seseorang juga dipengaruhi pergaulannya sehari hari terutama miras, pil koplo dll dan Perbanyak doa, dzikir dan sholawat. (sdd).