Minggu Militer Personel Kodim Situbondo Tempuh Lari Jalanan 5 Km


Situbondo – Selasa (22/1) Prajurit Kodim 0823 Situbondo melaksanakan pemelirahaan serta peningkatan kemampuan Fisik, dengan melaksanakan lari yang dipimpim oleh Pasi Ops Kodim 0823 Situbondo Kapten inf Syamsuri. Yang diikuti 100 personel yang terdiri dari staf Kodim dan Jajaran Koramil.



Sedangkan lari jalanan tersebut menempuh 5 Km, dengan medan yang dilalui cukup bervariasi diantaranya tanjakan turunan dan melewati  jalan raya kota Situbondo. Lari jalanan dimulai dari lapangan Apel Mako Kodim 0823 Situbondo jalan Wijaya, jalan seroji, kembali ke Makodim 0823/Situbondo jalan raya Pb.Sudirman.



Kegiatan lari jalanan bagi setiap Prajurit Kodim 0823/Situbondo ini adalah kegiatan yang diprogramkan dari Komando guna memelihara kebugaran serta meningkatkan kemampuan Fisik Prajurit Kodim 0823/Situbondo Dalam tuntutan tugas yang salah satu diprogramkan Oleh TNI AD.



Hal ini tidak terlepas dari perhatian pimpinan dengan medan tugas yang penuh resiko tinggi, oleh karenanya diharapkan setiap prajurit harus mampu melaksanakan lari jalanan dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga memerlukan fisik yang prima untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan fisik dengan melaksanakan latihan rutin pada setiap program Minggu Militer. Kemampuan fisik bagi prajurit bukanlah suatu bawaan sejak lahir,tetapi kemampuan fisik ini bisa dilatih dan dibina latihan rutin dengan Sungguh-sungguh untuk menghasilkan kebugaran maksimal" Tutur Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad juni Tuo S.E.M.I.Pol melalui Pasi Ops Kodim 0823/Situbondo oleh Kapten Inf Syamsuri sebagai mengawasi dan memimpin kegiatan tersebut sampai selesai (SR)

Danramil Mlandigan Turun Langsung Daerah Terdampak Bencana


Situbondo – Selasa (22/01) Paska terjadinya salah satu ruangan SDN 3 Campoan Dusun Gunung Malang RT.01 yang roboh Kecamatan Mlandingan Situbondo, Danramil 0823/13 Mlandingan Kapten Inf Edi Supriono turun langsung ke wilayah terdampak bencana. Terkait kejadian pada hari Senin tgl 21 Januari 2019 pukul 10.00 WIB tentang 1 (satu) ruang kelas yang tidak terpakai  mengalami ambruk  pada saat proses belajar mengajar berlangsung tanpa ada penyebab cuaca karena pada waktu itu kondisi cuaca cerah.

Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SDN 3 Campoan Bpk Moch. Yatim S,Ag SDN 3 Campoan memiliki 52 murid 7 guru PNS dan 8 guru honorer serta 6 ruangan diantaranya 1 ruangan guru,1 ruangan tidak layak pakai yang ambruk atau roboh,1 ruangan untuk kelas 1 dan 2, sedangkan 1 ruangan untuk kelas 3 dan 4, 1 ruangan untuk kelas 5 dan 1 ruangan untuk kelas 6.
 
Lanjut yang di sapaikan Kepala sekolah  Bapak Moch Yatim S,Ag Bangunan tersebut dibangun pada tahun 2015 dan ditempati kelas 5 pada bulan April 2016 dan 6 bulan ditempati, bangunan tersebut dikosongkan karena dinding tembok yang sebelah utara mengalami kerusakan tidak layak ditempati karena membahayakan keselamatan pada saat proses belajar mengajar. Dimungkinkan terjadinya ruangan kelas yang ambruk disebabkan oleh struktur dinding luar sebelah utara sekira tinggi 1 meter merapat dengan tanah sehingga apabila terjadi hujan maka air hujan meresap kedinding ruangan tersebut karena tidak ada saluran pembuangan air dibelakang tembok ruangan. Ujarnya.

Tentang ruangan yang sudah tidak layak pakai sudah di laporkan ke Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Kab.Situbondo 1 tahun yang lalu (2018). Dengan robohnya 1 ruangan yang rusak berat diperkirakan mengalami kerugian 112 Juta Rupiah. Ungkap Moch Yatim S,Ag.

Pada kesempatan tersebut Danramil 0823/13 Mlandingan Kapten Inf Edi Supriono menyampaikan kepada Pusdalops BPBD Situbondo agar selalu berkoordinasi    dengan pihak terkait dan instansi terkait. Serta mendata Sumber data didapatkan dari berbagai pihak diantaranya petugas yang ada dilokasi. dan Data terkait kejadian diatas merupakan data awal, Jika ada tambahan data/informasi terbaru sesuai perkembangan di lapangan akan kami  tambahkan dan dilaporkan kembali. Ujar Kapten Inf Edi Supriono

Tingkatkan Kinerja Perangkat Desa Mojodungkul


Situbondo - Selasa (22/01) Sersan Satu Muhammad Achmad Babinsa Desa. Mojodungkol Anggota Koramil 0823/12 Suboh, melaksanakan kegiatan Pembinaan kepada perangkat Desa Mojodungkol bertempat di Balai Desa Mojodungkol kec Suboh Dusun utara RT 02 RW 01 untuk membicarakan atau membahas Pembinaan perangkat Desa mengenai peningkatan kinerja perangkat desa dan pelayanan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Bpk Ir Sjaiful Chodri sekretaris Kecamatan Suboh,  Bpk Samsul Kasi Pemerintahan, Bpk Suwarso SH Staf kasi pamerintahan,  Bpk Suwapi Kades Mojodungkul, Babinsa Mojodungkul Sertu M. Achmad. Brigadir Nanang Babinkamtipmas, dan Perangkat Desa Mojodungkul.

Dalam kegiatan tersebut menghasilkan kesepakatan diantaranya Mengaktifkan tamu wajib lapor, mewajibkan Siskamling, Menghadapi Tahun Politik terapkan Netralitas bagi TNI-Polri, Kerawanan bencana skala nasional selalu di waspadai, Tupoksi kinerja perangkat Desa perlu di tingkatkan serta Meningkatkan Pembinaan pelayanan masyarakat.

Adapun Langkah-langkah yang diambil pada kegiatan tersebut Mengadakan koordinasi denga pihak terkait, Mengajak masyarakat umtuk selalu aktif dalam menjaga Keamanan lingkungan, Selalu menjaga persuasif dalam menghadapi Tahun politik, Mewaspadai kerawanan di wilayah, Peningkatan kinerja serta Pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal jam kerja.

5000 Jamaah Ikuti Arjasa Bersholawat


Situbondo – Senin (21/01) Pada pukul 18.00 Wib Minggu malam 20 Januari 2019 bertempat di lapangan Patemon Desa Lamongan Kec Arjasa Kab Situbondo telah dilaksanakan Sholawat Bening oleh Alumni Pondok Pesantren Salafiya Safiiyah Sukorejo.



Adapun yang hadir dalam acara tersebut KHR. Ach. Azaim Ibrahimy pengasuh Ponpes Salafiah Safi’iyah Sukorejo Kec. Banyuputih, Jami'iyah Sholawat Bening, Teater Tahlil Bhenning Budaya, Danramil 0823/10 Arjasa Kapten Inf Sugeng Tarmuji, Kapolsek Arjasa, Camat Arjasa dan Aparat Desa setempat beserta Jamaah kurang lebih 5000 jamaah.



Sholawat bening yang memiliki arti  Cellep Ate Gulina Bathin Ka"angghui Semma'de' Guste Allah SWT. Jadi dengan bersholawat Bhenning masyarakat Kecamatan Arjasa mengharap bisa berbuat yang lebih arif dan bijak dalam menjalani kehidupan sehari hari dan bisa hidup tentram bersama sama, dengan bersholawat kepada Allah SWT supaya di hindarkan dari semua musibah dan selalu dalam lindungaNya.



Danramil 0823/10 Arjasa Kapten Inf Sugeng Tarmuji menyampaikan Dengan situasi sekarang di harapkan semua banyak berdoa dan mohon ampunan terhadap Allah SWT, mengingat sekarang banyak bencana yang timbul dimana-mana.

Serka Mustakim Selalu Aktif Jabat Pembina Upacara


Situbondo - Senin (21/01) Serka Mustakim & Serda Jamaludin Anggota koramil 0823/16 Sumbermalang melaksanakan Wasbang di SMPN1 Sumbermalang.  Dengan adanya Upacara Bendera pada hari Senin 21 Januari 2018 Babinsa tidak menyia-yiakan kesempatan, Serka Mustakim yang bertugas dikoramil Sumbermalang dengan sigap melaksanakan kordinasi dengan pihak SMP 1 Sumbermalang untuk mengisi materi wasbang, dari pihak sekolah sangat mendukung dengan kegiatan yang akan di laksanakan oleh Serka Mustakim dan Kepala Sekolah menyarankan kepada Serka Mustakim untuk menjadi Pembina upacara hari ini.

Demi untuk menanamkan jiwa nasionalisme, Babinsa dengan tegas membawa suasana upacara kenaikan bendera merah putih di SMPN 1 Sumbermalang. Dalam amanatnya Babinsa menyampaikan jaga kedisiplinan sebagai siswa yang baik, tanpa disiplin tidak mungkin siswa siswi bisa maju dan sukses, mari kita cermati dengan baik contoh guru-guru kita contoh terhadap teman teman kalian yang sudah berhasil, jadi kalian jangan malu malu untuk bertanya dalam hal yang positif yang sifatnya untuk membangun kebaikan para siswa khususnya untuk SMPN 1 Sumbermalang ini. Ujar Serka Mustakim
 
Lebih lanjut Serka Mustakim menyampaikan kepada Siswa siswi yang sangat dibanggakan adalah generasi bangsa yang akan tumbuk baik maka dari itu saya pesan belajarlah dengan rajin, semangat dengan semangat-semangat kalianlah negara ini akan kokoh dan kuat dengan dilandasi butir butir Pancasila tentu kita selalu berdoa dan tidak membeda bedakan. seperti contoh sila ke satu dan tiga, Pancasila bukan hanya di hapal butir butirnya tetapi harus di amalkan dalam kehidupan sehari hari dan mengerti tentang isi dari butir butir yang dimaksud. Pesan Mustakim.