BABINSA IKUT SERTA MEMBANTU DALAM LANCARNYA KEGIATAN PEMBERIAN SUNTIK DIFTERI ORI DI SEKOLAH



Situbondo - Adanya peran serta Babinsa diwilayah desa binaannya dalam mendukung program Pemerintah patut diapresiasi dan ditingkatkan seperti halnya yang dilakukan oleh seluruh Babinsa Kodim 0823/Situbondo yang sedang membantu menyukseskan program pemberian imunisasi massal difteri atau Outbreak Respons Immunization (ORI) yang dilaksanakan hari ini di sekolah-sekolah diwilayah kabupaten Situbondo mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Untuk mencegah merebaknya wabah penyakit difteri, petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo mengambil langkah antisipasi dengan cara melakukan pemberian imunisasi massal difteri atau Outbreak Respons Immunization (ORI). Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Desa Taman Serda Agus P anggota Koramail 0823/16 Sumbermalang melaksanakan pendampingan saat kegiatan imunisasi Difteri yang diselenggarakan oleh petugas Puskesmas kecamatan Sumbermalang ke SDN 2 Sumbermalang di Desa Taman pada hari ini. Rabu (08/08/2018).

Selain melaksanakan aktifitas dalam memberikan pendampingan dan pemantauan dalam kegiatan imunisasi Difteri Babinsa Desa Taman Serda Agus P juga melaksanakan sosialisasi tentang pentingnya imuniasasi Difteri kepada warga siswa-siswi SDN 2 Sumbermalang dengan tujuan agar para siswa-siswi tahu dan ikut berpartisipasi dalam pemberian imunisasi difteri atau Outbreak Respons Immunization (ORI) diprogramkan oleh pemerintah. Dalam kegiatan hari ini pemberian imunisasi difteri kepada siswa-siswi SDN 2 Sumbermalang di Desa Taman mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 jumlah total sebanyak 89 orang namun yang hadir sebanyak 81 orang.terang Serda Agus P.

Dinas Kesehatan kabupaten Situbondo menurunkan tim medis Puskesmas di tiap-tiap kecamatan untuk melakukan imunisasi massal difteri atau Outbreak Respons Immunization (ORI) kepada seluruh murid dan siswa/siswi dibantu oleh anggota TNI/Babinsa semua Koramil Jajaran Kodim 0823/Situbondo. Tujuan diberikan imunisasi difteri atau Outbreak Respons Immunization (ORI) diberikan kepada anak usia 1 sampai 19 tahun dengan tujuan untuk mencegah timbulnya wabah difteri di suatu lokasi atau daerah, melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit difteri dan memutus penularan penyakit tersebut diwilayah kabupaten Situbondo, ” jelas salah satu petugas kesehatan. “ (sdd).

BABINSA SELIWUNG PANJI MELAKSANAKAN PENDAMPINGAN PANEN PADI



Situbondo - Komandan Kodim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa, S.E., M.I.Pol. menekankan kepada seluruh Babinsa yang berada diwilayah Kabupaten Situbondo agar semua Babinsa tetap memantau dan melakukan pendampingan kepada Poktan dan warga binaannya mulai dari penyiapan lahan sampai dengan waktu panen, selanjutnya Babinsa harus selalu berdampingan dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) diwilayah binaannya untuk memberikan penyuluhan kepada kelompok tani cara tanam yang baik, pemilihan bibit padi berkwalitas, sistem pengairan untuk tanaman dan pengawasan terhadap tanaman padi agar terhindar dari gangguan hama dengan tujuan untuk mendapatkan hasil panen yang baik dan maksimal. Seperti halnya Kopka Kusno Babinsa Koramil 0823/02 Panji Desa Seliwung membantu salah satu warga binaan saat melakukan pendampingan panen padi di Desa Seliwung RT. 001 RW. 001 Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo milik Bapak Ambali (40) seluas 5 petak sawah. Rabu (08/08/2018).

Saya sangat merespon keberadaan Babinsa beserta PPL di tengah para petani karena dapat membantu meningkatkan kwalitas hasil panen dalam rangka mensukseskan program Pemerintah dalam berswasembada pangan, Babinsa sudah turut serta berpartisipasi dalam kegiatan mendampingi para petani dari mulai penyiapan bibit padi sampai dengan panen secara terus-menerus kepada Kelompok Tani (Poktan) yang ada diwilayah binaan masing-masing khususnya di Desa Seliwung. “ ucap Bapak Ambali. (sdd).

BABINSA KORAMIL BERSAMA APARAT TERKAIT MELATIH PASKIBRA KECAMATAN BANYUPUTIH



Situbondo - Dalam rangka melatih kedisiplinan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air terhadap bangsa dan negara, Babinsa Koramil 08/Banyuputih Kodim 0823/Situbondo 2 Serma Iswanto dan Serka Rudiyanto bersama-sama dengan Bripka Aripur, Bripda Danang, Trantib Kecamatan Banyuputih beserta Linmas Slamet Eko sedang melaksanakan pelatihan terhadap Paskibra Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo dilapangan Desa Wonorejo. Rabu (08/08/2018).

Adapun materi kegiatan pemantapan pelatihan PBB yang diberikan meliputi PBB ditempat maupun PBB berjalan yang terdiri dari sikap sempurna, istirahat ditempat dengan benar, penghormatan, lencang depan, lencang kanan, jalan di tempat, maju jalan, langkah tegap maju dan langkah ke kanan/kiri dan langkah biasa dengan dilaksanakan latihan ini diharapkan mental para siswa-siswi SMP Ainul Huda lebih siap dan lebih mandiri, “ terang Bhakti TNI Koramil 08 Banyuputih Serma Iswanto. “
Dan saat di sela kegiatan sementara istirahat mengatakan bahwa dengan adanya pelaksanaan kegiatan latihan ini maka secara tidak langsung kita semua telah membantu pihak sekolah khususnya dan pihak pemerintah Kota Situbondo pada umumnya dalam menyiapkan generasi mudanya agar penuh dengan motivasi dan berkarakter serta menjauhkan generasi muda dari hal-hal negatif dengan cara disibukkan pada serangkaian kegiatan pembinaan ekstra kurikuler dilingkungan sekolah, ” ungkapnya. “ (sdd).

BABINSA PANJI LOR GIAT DALAM PENDAMPINGAN HANPANGAN DIWILAYAH BINAAN



Situbondo - Komandam Kodim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa, S.E., M.I.Pol. menekankan kepada semua para Babinsa agar tetap memantau dan melakukan pendampingan kepada Poktan dan warga binaannya mulai dari penyiapan lahan sampai dengan waktu panen, selanjutnya Babinsa harus selalu berdampingan dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) diwilayah binaannya untuk memberikan penyuluhan kepada kelompok tani cara tanam yang baik, pemilihan bibit padi berkwalitas, sistem pengairan untuk tanaman dan pengawasan terhadap tanaman padi agar terhindar dari gangguan hama dengan tujuan untuk mendapatkan hasil panen yang baik dan maksimal. Selasa (07/08/2018).

Dalam rangka mensukseskan program Pemerintah dalam berswasembada pangan, semua Babinsa ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan cara semua para Babinsa melakukan pendampingan secara terus-menerus kepada Kelompok Tani (Poktan) yang ada diwilayah binaan masing-masing.

Seperti halnya Babinsa Panji Lor Serda M. Syahroni Koramil 0823/02 Panji membantu salah satu warga binaan saat melakukan pendampingan panen padi Jenis IR 64 seluas 0.4 ha milik Bapak Jaelani RT. 002/001 Dusun Krajan, Desa Panji Lor, Kecamatan Panji dan melakukan pendampingan kepada warganya Bapak Nono RT. 001 RW. 005 Dusun Panji Tengah, Desa Panji Lor, Kecamatan Panji sedang membajak sawah dengan luas 1/4 ha. (sdd).

BABINSA KAPONGAN AKTIF PENDAMPINGAN WARGA DALAM KEGIATAN PANEN PADI



Situbondo Babinsa Koramil 0823/03 Kapongan Desa Kapongan Serda Martopo melaksanakan pendampingan Hanpangan panen padi jenis varietas Memberamo milik Bapak Baihaqi dengan luas 4 petak di Dusun Krajan, Desa Kapongan, Kecamatan Kapongan guna mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan diwilayah Kabupaten Situbondo. Pendampingan Babinsa dalam melaksanakan panen padi itu merupakan tugas dan tanggung-jawab Babinsa dalam membantu masyarakat mewujudkan program pemerintah dalam swasembada pangan berkelanjutan dan dengan adanya kegiatan pendampingan dari para Babinsa diharapkan hal ini terus berlanjut sehingga para petani bisa ikut menciptakan swasembada pangan secara nasional. Selasa (007/08/2018).

Peluang untuk meningkatkan produksi sawah masih besar terutama pada sawah-sawah yang terjamin pengairannya dengan tanam benih langsung dengan menggunakan benih padi Memberamo yang produksinya tinggi. Berdasarkan deskripsi padi sawah varietas Memberamo umur tanaman bekisar 115 - 120 hari ternyata dilapangan padi Memberamo tersebut umur tanaman 105 hari. Varietas Memberamo tahan terhadap wereng coklat biotipe 1, 2 dan agak tahan terhadap biotipe 3, disamping itu juga tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III dan agak tahan virus tungro,  “ ucap Bapak Baihaqi.

Padi sawah varietas Memberamo, masa pertanamannya dapat dipersingkat dengan cara tanam benih langsung (Tabela), dikarenakan teknologi tanam benih langsung merupakan salah satu trobosan yang menjadikan masaknya padi lebih cepat, sehingga dalam berusaha tani dapat menghemat tenaga kerja dan biaya. Disamping itu Tabela merupakan system budidaya yang menggantikan system " tandur pindah ", input produksi terutama tenaga kerja, keterampilan, waktu tanam, intensitas pertanaman (IP) dan produktivitas pertanaman yang bermuara pada peningkatan pendapatan petani, “ ujar Serda Martopo “.

Berkaitan dengan penghematan tenaga kerja, dimana curahan tenaga kerja yang bisa dihemat sampai 33 %. Penghematan tenaga kerja dapat diperoleh mulai dari pembutaan persemaian, pemupukan bibit, pencabutan bibit, pengangkutan bibit dan penanaman bibit. Keuntungan lainnya, yaitu umur/masa panen lebih cepat antara 15-20 hari dari yang ditanam secara tanam pindah, sehingga intensitas pertanaman dapat ditingkatkan, masaknya gabah serentak, kualitas padi dan beras bermutu tinggi karena berkurangnya butir hijau.  (sdd).