Dampak Positif dari Program TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi Membantu Perekonomian Warga

Banyuwangi/Situbondo - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi, di Desa Setail Kecamatan Genteng dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Banyuwangi.

Dengan Selesainya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi, Desa Setail Kecamatan Genteng, dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari, saat ini warga Desa  menikmati jalan  yang sudah selesai dibangun oleh Satgas TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi
Dengan adanya Program TMMD  ke105 sudah selesai kini seluruh warga masyarakat Desa  Setail dan Desa Dasri hatinya senang karena jalan yang di impikan sudah menjadi kenyataan, perekonomian warga masyarakat di kedua Desa tersebut bisa terangkat.

Salah satu warga masyarakat Desa Dasri Kecamatan Tegalsari, bapak Kadeni (50 ) menyampaikan bahwa dengan adanya pembangunan jalan arah Desa Setail  ke Desa Dasri yang dibuat oleh TNI kini sudah bagus sehingga tidak perlu berjalan kaki.

"Jalan sudah bagus yang dulunya kurang layak untuk dilewati setelah ada TMMD kini kemana  mana cepat bahkan jual Hasil panen pun enak membawa nya,dulu di pikul berjalan kaki sampai jalan sekarang sudah bisa dilalui roda empat.

Bapak Kadeni, yang pekerjaan sebagai tukang giling padi keliling tersebut, kini dengan adanya Program TMMD  ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi mudah sekali hasil panen untuk di jual ke pasar  maupun ke tengkolak yang berada di Desanya.

Dengan demikian dampak positif dari program TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi bisa langsung dinikmati, perekonomian bisa berjalan dengan baik dan segala macam usaha bisa dilakukan.(pendim0825)(Pen 23)




Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi Bangun Pos Kamling, Kini Sudah Bisa Di Manfaatkan Oleh Warga

Banyuwangi/Situbondo - Pada program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) oleh Kodim 0825 Banyuwangi selain melakukan pembuatan akses jalan, pembangunan Plat Deker, Jembatan maupun RTLH juga memberikan fasilitas keamanan berupa pembangunan 2 pos kampling untuk warga Desa Setail, Kecamatan Genteng, dan warga Desa Dasri Kecamatan Tegalsari. Pada pelaksanaanya pembangunan pos kamling sudah selesai di nikmati oleh warga itu.

Pada kesempatan itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto menuturkan," dengan telah selesainya pembangunan pos kampling di Desa Setail dan Desa Dasri, diharapkan warga Desa Setail dan warga Desa Dasri bisa merawatnya agar usia pakai pos kampling ini bisa bertahan lama dan warga juga bisa meningkatkan skala keamanannya.

‘’Setidaknya dengan pembuatan pos kampling ini bisa bermanfaat bagi warga untuk menjaga wilayah desanya, dengan adanya pos kampling ini bisa meminimalkan tindak kejahatan yang ada,"tuturnya.

Sementara itu, bapak Purwadi (54) dan ibu Siti (42) saat di lokasi menjelaskan pembangunan Pos Kamling yang baru bisa bermanfaat bagi warga Desa Setail dan Desa Dasri.

Diharapkan warga bisa mengaktifkan kembali keamanan lingkungan Desa , dengan adanya pos kamling ini, kedekatan antar masyarakat dapat terjaga, sebab tiap malam akan bertemu untuk menjaga keamanan kampungnya.

Bahkan bapak Purwadi juga menambahkan," warga menyambut baik adanya pembangunan pos kampling di desanya. Warga ikut serta bahu membahu bekerja sama dengan TNI untuk melakukan pembangunan pelebaran akses jalan, rumah tidak layak huni, pembangunan jembatan, MCK serta renovasi mushola,"tuturnya.(Pendim0825)(Pen 23)

Tokoh Agama Desa Setail Puji Program Satgas TMMD Perbaiki Sarana Ibadah Warga Desa Dasri


Banyuwangi/Situbondo - Tokoh Agama Desa Dasri Kecamatan Tegalsari yang juga pimpinan mengapresiasi program-program yang dilaksanakan satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0825 Banyuwangi yang salah satunya adalah merenovasi tempat ibadah di Dusun Curah Tangi Desa Setail Kecamatan Genteng yang dikerjakan bersama warga.

Menurut Ustadz Samsul (58)  yang juga mengajar ngaji di Musholla Al Amin  tersebut merupakan salah satu suatu bukti kecintaan TNI terhadap rakyatnya.

“Kami atas nama Tokoh Agama di Dusun Curah Tangi Desa Setail Kecamatan Genteng mengapresiasi program renovasi mushola, dari sisi agama hal ini memiliki nilai ibadah .dan dari aspek kebangsaan TMMD TNI benar benar mengimplementasi kerakyatan, persatuan Indonesia dan keadilan sosial,”tuturnya.

Ustadz Samsul juga berharap jalinan silaturahmi antara TNI dan warga tetap terjalin, dia meyakini warga sangat terbantu dan akan lebih bersemangat lagi dalam beribadah.

“Hasil Bakti TMMD para prajurit ini tentu harus dimanfaatkan warga dengan cara meningkatkan ibadah di mushola, selain berterimakasih atas program-program kerakyatan TNI dalam TMMD ini,”imbuhnya.(pendim0825)(Pen 23)

Setelah Di Tinggal Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi Suasana Desa Sepi


Banyuwangi/Situbondo - Berakhirnya kegiatan TMMD  ke-105 Kodim 0825 Banyuwangi di Desa Setail Kecamatan Genteng, dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari, aktifitas warga di kedua desa tersebut tampak sepi setelah di tinggal pasukan Satgas TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi yang kembali ke Satuannya masing-masing.

Seperti diketahui, tidak terasa TMMD ke105 tahun 2019 Kodim 0825 Banyuwangi di Desa Setail dan Desa Dasri yang sudah selesai pelaksanaannya pada tanggal 8 Agustus 2019 lalu,  Seiring dengan itu, pasukan Satgas TMMD yang sudah hampir sebulan penuh  berada di Desa Setail dan Desa Dasri, yang sudah kembali ke kesatuan masing masing. Artinya, para Satgas TMMD itu sudah berpisah dengan warga.

Serka Bambang Pujianto Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi dari Penerangan Korem 083/Baladhika Jaya, disela-sela ikut bekerja dalam peliputan mengejar pekerjaan fisik dan non fisik, yang menginap dirumah bapak Mayar banyak pesan yang disampaikan kepada warga, terutama soal hubungan silahturahmi antara warga dengan TNI anggota Satgas jangan sampai terputus setelah TMMD usai.

Sementara itu saat Tim Penerangan Kodim 0825 Banyuwangi berkunjung ke rumah bapak Mayar,  warga Dusun Krajan Desa Setail Kecamatan Genteng, dimana rumah itu termasuk salah satu rumah yang ditempati pasukan Satgas dari Penrem dan Bintal Rem 083 Baladhika Jaya, suasa penuh haru mewarnai keluarga bapak Mayar ''Kulo sedih ditinggal wangsul bapak bapak Tentara, ndesone kulo sepi maleh
(Saya sedih ditinggal bapak bapak Tentara, desa saya sepi lagi,"tuturnya.

Lantas bapak Mayar berpesan banyak hal yang intinya jangan memutuskan persaudaraan meski TMMD sudah usai.

"Kula pengen seduluran niki nyambung saklawase,  ampun pedot. Ojo lali pak nek wonten wedal monggo pinarak mriki maleh, tilik tilik kulo wong wis tak anggep anak dewe
(Kami kepingin, persaudaraan baik ini disambung terus jangan sampai putus, jangan lupa Pak datang ke sini lagi untuk mengok kami. Karena sudah seperti anak sendiri,"tutur bapak Mayar.(Pendim0825)(Pen 23)

Warga Perlakukan Prajurit Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi yang Tinggal di Rumah Mereka Seperti Keluarga


Banyuwangi/Situbondo - Faktaexpose. Kebersamaan prajurit satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi yang tinggal di rumah warga di Desa Setail Kecamatan Genteng dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari kini hanya tinggal kenangan

Warga Perlakukan Prajurit Satgas TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi yang Tinggal di Rumah Mereka Seperti anak sendiri.

Masyarakat Desa Setail dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari tetap memelihara kebersamaan dengan prajurit satgas TMMD  yang hadiri ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Selain bahu membahu melakukan pembangunan program bakti fisik dan non fisik baik masyarakat dan satgas, warga juga tetap menerima dengan baik prajurit yang tinggal di rumah mereka selama bertugas membangun TMMD.

"‎Dengan hati yang tulus kami melayani para satgas karena kami sudah menganggap bapak-bapak Tentara,  ini sebagai anak-anak dan saudara kami, karena mereka sudah jauh-jauh datang dari jauh meninggalkan anak istri dan orang tua mereka demi untuk membangun desa kami," kini hanya tinggal kenangan," tutur mbah Pon yang rumahnya juga di huni oleh satgas. (Pendim0825)(Pen 23)