Personel Kodim Situbondo Pimpin Simulasi Karhutla


Situbondo  - Selasa, (12/11) pukul 08.30 Wib s.d 10.45 Wib bertempat di Camping Ground  Balai Taman Nasional Baluran Ds. Wonorejo Kec. Banyuputih Kab. Situbondo telah dilaksanakan Gladi Lapang  Simulasi Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) oleh Instansi terkait Kab. Situbondo dalam rangka Simulasi Penanggulangan Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh BPBD Jab. Situbondo.

Adapun Personil dan materiil yang turut dalam simulasi Karhutla diantaranya Personil Kodim 0823/Situbondo dipimp Kasdim 0823 (Mayor Kav Suprapto), Polres Situbondo beserta  Polsek seKab. Situbondo dipimp Waka Polres (Kompol Iswahab), Balai Taman Nasional Baluran dipimp (Ir. Bambang Sukendro), Polisi Hutan kawasan Banyuwangi utara dan Polisi Hutan kawasan Bondowoso, Plt. BPBD Kab. Situbondo (Budi Narawiyanto), Tagana Dinas Sosial Kab. Situbondo, Linmas Ds. Wonorejo, Karang Taruna Ds. Wonorejo, Pramuka SMA I dan SMK Banyuputih, UPTD Kesehatan Banyuputih dan Pemuda Rabes Ds. Wonorejo

Materiil yang digelar meliputi Mobil Damkar Kab. Situbondo, Mobil Slip On Taman Nasional Baluran,  Sepeda Motor KLX (Babinsa, Babinkamtibmas, BPBD, Taman Nasional Baluran, dan Tagana)

Kegiatan di Balai Taman Nasional Baluran Ds. Wonorejo Kec. Banyuputih Kab. Situbondo dilaksanakan Simulasi Karhutla oleh Instansi terkait Kab. Situbondo dalam rangka kesiap siagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Simulasi Karhutla oleh Instansi terkait Kab. Situbondo dilaksanakan karena hingga bulan November 2019 terutama di Kab. Situbondo turun hujan masih belum merata. (Pen 23)

Peltu Safriliansah Pimpin Upacara SMP 1 Bungatan


Situbondo – Selasa (12/11) Batuud Koramil 0823/13 Bungatan Peltu Safriliansah sebagai Pembina Upacara  dalam giat upacara Bendera di halaman SMP 1 Bungatan  Kec. Bungatan Kabupaten Situbondo

Dalam kegiatan tersebut di hadiri  :
Kepala sekolah SMPN 1 Bungatan. (Ibu Dra. Ani S.pd), Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Bungatan. (Ibu Ratna S.pd), Bati Tuud Koramil 0823/15 Bungatan. (Peltu Safriliansah), Semua guru kelas I, II dan 3 SMPN 1 Bungatan serta Seluruh siswa kelas I, II dan III SMPN 1 Bungatan.

Di hari senin dalam komsos kreatif ini Bati Tuud  Peltu Safriliansah menyampaikan
Para siswa/siswi SMPN 1 Bungatan adalah generasi muda penerus bangsa yang nantinya akan menggantikan kami yang ada didepan ini maka adek-adek harus  selalu memiliki semangat dan motivasi belajar yang tinggi raihlah cita-cita setinggi langit jangan mudah putus asa dan selalu menaati aturan-aturan yang berlaku dalam lingkungan sekolah.

Hindari kegiatan yang merugikan diri sendiri baik secara perorangan ato kelompok dalam hal ini tentang penggunaan narkoba dan sejenisnya dan jangan terprovokasi degan adanya berita-berita hoax yang beredar baik di medsos atau media online lainya, Dalam hal ini gunakan waktu ini dalam kegiatan yang positif dan kreatif yang berguna bagi bangsa dan negara nantinya. (Pen 23)

Prajurit Kodim 0823/Situbondo Ikuti Garjas Periodik

 
Situbondo, Guna mengetahui kesegaran jasmani prajurit, Kodim 0823/Situbondo menggelar Garjas Periodik Semester II Tahun 2019, di Lapangan Stadion Abdul Rahman Saleh, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota Situbondo, Kota Situbondo, Selasa (12/11).

Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik yang diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Kodim 0823/Situbondo baik Perwira, Bintara maupun Tamtama tersebut, digelar selama satu hari, tanggal 12 Nopember 2019.

Komandan Kodim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa SE,MI,Pol, melalui Pasi Pers Kapten Inf Agus Alamin mengatakan, “Tes kesegaran jasmani ini wajib dilaksanakan, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit sekaligus mengukur kemampuan kesemaptaan jasmani prajurit secara berkala."

Selain itu, pihaknya mengatakan dengan adanya garjas dapat diketahui sejauh mana pembinaan yang dilakukan oleh satuan, sekaligus sebagai bahan evaluasi kedepannya agar lebih baik.

“Karena faktor jasmani ini sangat menentukan dalam pembinaan karier para prajurit,” pungkas Kapten Inf Agus Alamin.

Adapun kesegaran jasmani yang dilaksanakan meliputi, Garjas A Lari 12 menit, Garjas B Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges, dan Shuttle Run.(Pen 23)

TK Kartika Mengenang Pejuang Pak Nidin


Situbondo – Senin  (11/11).Nuansa semarak peringatan Hari Pahlawan murid-murid TK Kartika cabang XXXVII Kodim 0823/Situbondo belajar menggenang pahlawanya. Dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2019, TK Kartika cabang XXXVII Kodim 0823/ Situbondo melaksanakan jalan sehat dan foto bersama dengan Patung Kapten Nidin figur pahlawan situbondo.

Di hari pahlawan guru guru TK rengganis mengajak Murid-murid TK agar meningkatkan kecintaan terhadap bangsa. Kegiatan ini juga diharapkan bisa memotivasi anak anak TK Kartika agar memiliki semangat cinta tanah air.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya apresiasi terhadap anak anak TK dalam meningkatkan rasa nasionalisme kebangsaan sejak dini

Terlihat antusias murid-murid TK Kartika cabang XXXVII Kodim 0823/Situbondo, untuk menanamkan wawasan kebangsaan serta menumbuhkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air sejak usia dini. Kodim 0823/Situbondo melaksanakan giat edukasi kepada murid-murid TK Kartika cabang XXXVII Kodim 0823/Situbondo tentang perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Tampak  peserta didik foto bersama di sela sela pak Nidin, terkait sejarah perjuangan Letnan Nidin dan Letnan Soenardi, dimana monumen patung kedua tokoh sejarah tersebut berdiri dengan gagahnya di halaman depan Makodim 0823 sebagai figur sosok pahlawan pejuang.  Situbondo. (Pen 23).

Semangat 10 November Peringati Hari Pahlawan



Situbondo – Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan di alun alun Kota Situbondo dengan diikuti anggota TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD, PGRI, Korpri, PNS, Pelajar dan Mahasiswa. (Senin 11/11).

Adapun tamu undangan dari kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan ini, antaranya Legiun Veteran Republik Indonesia Situbondo, Wabup Situbondo, Sekda Situbondo, Kapolres Situbondo, Kasdim Situbondo, Kajari Situbondo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Situbondo dan tamu undangan lainnya.

Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH selaku inspektur upacara dalam sambutanya mengkisahkan tentang perjuangan para Pahlawan Indonesia yang gigih melawan atau pengusir para penjajah dari buka bumi Indonesia ini.

Kita berkesempatan untuk menjadi pahlawan masa kini, seperti pahlawan pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah,” kata Bupati Dadang.

Untuk menjadi pahlawan masa kini, sambung Bupati Dadang, maka semua elemen harus mampu mengimplementasikan semangat atau kobaran saat melawan atau mengusir para penjajah dari Bumi Nusantara ini.

Semangat para Pahlawan yang telah gugur di medan laga patut kita suritauladani. Pahlawan massa kini, harus bisa menjaga cita-cita para pendiri bangsa, cita-cita para pahlawan untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, dengan rasa keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena orang yang beriman pasti akan selalu mencintai bangsa dan negaranya dengan baik,” tuturnya.

Bukan hanya itu yang dikatakan Bupati Dadang pada sambutannya, Bupati juga menjelaskan bahwa Pahlawan massa kini juga harus mampu mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat. Misalnya, mengantarkan kesejahteraan masyarakat, memberikan perlindungan dan keadilan kepada masyarakat dan lain sebagainya.

“Kita yang saat ini memperoleh amanah menjabat apapun, harus mampu menjadi pahlawan dengan cara memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat secara umum,” ujarnya.

Sebutan pahlawan di massa kini, lanjut Bupati Dadang, bisa dikerjakan dengan cara-cara memberikan manfaat kepada orang lain. Yang swasta tetap bisa menjadi pahlawan, yang pejabat bisa juga menjadi pahlawan. Siapa pun orangnya bisa menjadi pahlawan di massa kini, asalkan kita semua mau meletakkan cita-cita para pendiri bangsa untuk kepentingan mengisi kemerdekaan ini dengan baik dan merawat NKRI dari rongrongan orang-orang tak bertanggungjawab,” jelasnya.

Tak hanya itu yang disampaikan Bupati Dadang dalam arahannya pada upacara peringatan Hari Pahlawan. Namun, Bupati Dadang, juga menceritakan sekilas sejarah ketika Jepang kalah dalam perang Dunia ke-2.

Bangsa Indonesia kala itu, berkesempatan untuk meraih Kemerdekaan, seiring dengan adanya tentara sekutu yang melucuti tentara tentara Jepang yang ada di mana-mana, termasuk di Indonesia,” jelasnya.

Akan tetapi, sambung Bupati Situbondo, Kolonial Belanda dengan kelicikannya tetap ingin melanjutkan penjajahannya di Indonesia, karena merasakan manisnya memperoleh keuntungan dari bangsa Indonesia. Kemudian, tentara sekutu ditunggangi oleh kepentingan Belanda dengan mendarat di Jakarta dan di Surabaya. Namun, kobaran semangat para Pahlawan dan Masyarakat Indonesia, khususnya para pahlawan dan masyarakat Jawa Timur di Surabaya tidak mau begitu saja dilecehkan oleh Kedatangan para sekutu yang ditunggangi oleh Belanda.

Pada saat di hotel, lanjut Bupati Dadang, yang sekarang disebut Hotel Majapahit, seorang pejabat Belanda mengibarkan bendera kebangsaan Belanda. Begitu, Masyarakat Jawa Timur mengetahui itu bentuk pelecehan, maka mereka mendatangi Hotel Majapahit menemui kelompok orang-orang Belanda yang ada di Hotel Majapahit itu.
Ketika sesampai di Hotel Majapahit, Masyarakat Jawa Timur melakukan negosiasi secara damai agar bendera Kebangsaan Belanda itu diturunkan kembali. Tetapi orang-orang Belanda itu, justru melakukan kekerasan sampai mengeluarkan pistol untuk menakut-nakuti Masyarakat Jawa Timur yang mendatangi. (Pen23)