ANGGOTA KORAMIL PANARUKAN MEMBERIKAN MATERI WASBANG DAN BELA NEGARA DI SMAN 1 PANARUKAN

Situbondo - Babinsa Koramil 05 Panarukan sebanyak 3 orang dipimpin oleh Bati Tuud Serma Heri Dwiyanto pagi ini memberikan materi pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi yang baru sebanyak 204 orang dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMAN 1 Panarukan Tahun Ajaran 2018, Rabu (18/07/2018)


Dalam kegiatan PBB kali ini jenis materi yang diajarkan adalah PBB dasar meliputi antara lain yaitu sikap sempurna yang baik, cara meluruskan barisan, jalan ditempat, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, sikap istirahat saat menerima pengarahan, cara perpindahan pasukan dan cara penghormatan. Pelaksanakan latihan PBB ini harus dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat karena kegiatan ini merupakan sebagai salah satu cara seseorang membentuk kedisiplinan dirinya. Materi ini sangat penting diketahui bagi para pelajar karena akan membentuk kedisiplinan, kekompakan dan semangat Bela Negara, “ tegas Serda Masarif. “

 

Tujuannya agar putra-putri penerus bangsa kedepannya memiliki kepribadian yang disiplin dan mempunyai rasa semangat untuk rela berkorban dan Bela Negara yang tinggi, selain itu pula kegiatan ini bertujuan untuk memperlihatkan kedekatan antara prajurit TNI AD dengan rakyat seperti yang terdapat pada selogan yang berbunyi, “Bersama Rakyat TNI AD Kuat, “ tambah Serda Eko Wahyudi. “

 


Sementara itu dalam materi Wawasan Kebangsaan yang dibawakan oleh Bati Tuud Koramil 5 Panarukan Serma Heri Dwiyanto menjelaskan bahwa dalam usaha menumbuhkan rasa Nasionalisme dan kebangsaan sebagai warga negara kepada para siswa sekolah sangat penting dan perlu sekali. Semangat kebangsaan atau Nasionalisme merupakan bagian dari Wawasan Kebangsaan berdasarkan Pancasila sebagai ideologi dan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan pendorong dan motivasi dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan guna mempertahankan tegaknya NKRI, sekaligus sebagai manivestasi dari kesadaran Bela Negara dan dengan adanya pemahaman wawasan kebangsaan akan memancarkan kualitas dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap eksistensi suatu negara, “ terang Serma Heri Dwiyanto. “


Dengan diberikan kegiatan ini saya berharap agar siswa/siswi mengikuti dengan serius acara pembekalan ini, agar dapat membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi dan jangan terjerumus dengan berbagai kenakalan akibat seringnya membaca dan melihat situs-situs yang gampang ditiru. Seperti pergaulan bebas, ugal-ugalan, narkoba dan melakukan tindakan kriminal lainnya yang disebabkan ketidak pahaman akan wawasan kebangsaan yang berakibat membahayakan bangsa sendiri ” Imbuh Serma Heri Dwiyanto.

 

Kepala SMAN 1 Panarukan mengucapkan sangat berterimakasih atas bantuan dari anggota Koramil Panarukan yang telah memberikan materi PBB dan Wasbang kepada siswa/siswi yang melaksanakan MOS karena pada tahun 2018 program dari provinsi untuk MOS (Masa Orientasi Siswa) harus bekerja sama dngan pihak-pihak terkait khuususnya TNI/POLRI untuk memberikan materi-materi kepada para siswa. Walaupun dari tahun-tahun yang sebelumnya pihak sekolah selalu melibatkan TNI/POLRI khususnya Koramil Panarukan dan Polsek Panarukan untuk turut serta memberikan materi Wasbang dan Bela Negara sebagai pembekalan para siswa/siswi karena kehadiran TNI di tengah-tengah lembaga pendidikan sangatlah penting adanya untuk melatih kedisiplinan pelajar serta mengurangi tingkat kenakalan remaja khususnya di sekolah menengah, “ ucap Ibu Nunung Puji Astutik S.Pd, M.Mpd. “ (sdd).

 


KORAMIL 0823/08 BANYUPUTIH MELAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG TERHADAP SISWA-SISWI BARU DI SMAN 1 BANYUPUTIH


Situbondo – Awal ajaran baru untuk beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Situbondo banyak dilakukan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bagi siswa-siswa baru, hal itu dilakukan untuk penyesuaian siswa-siswinya ditempat sekolah yang baru, seperti halnya SMAN 1 Banyuputih Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo menerima materi Wasbang (Wawasan Kebangsaan) dari Pelda Sumarno dan Serka Hairul Milla anggota Koramil 0823/08 Banyuputih, Rabu (18/07/2018).

MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMAN 1 Banyuputih melibatkan 56 Siswa-Siswi baru dengan mengikuti materi Wasbang (Wawasan Kebangsaan) berupa kegiatan PBB (Peraturan Baris Berbaris), Tata cara Upacara Bendera, Mengenal lagu Kebangssan dan Pembinaan Mental.

Kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dilakukan oleh pihak sekolah dengan tujuan untuk mengenalkan siswa baru terhadap lingkungan sekolah, MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) juga termasuk pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah, “Ujar Drs Gatot P Kepala Sekolah SMAN 1 Banyuputih”. (Sdd)

ANGGOTA KORAMIL PANJI MEMBERIKN SOSIALISASI WASBANG ANTISIPASI RADIKALISME DAN TERORISME



Situbondo - Guna meminimalisir adanya gerakan aliran Gafatar, ISIS dan Terorisme serta muncul kembali faham Komunis di Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Situbondo, Anggota Koramil 0823/02 Panji Serka Edy Santoso dan Serda Siswanto memberikan Sosialisasi Wasbang dan Deteksi Dini kepada seluruh siswa SMA Ibrahimy dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru. Selasa (17/02/2018).

Menurut Serka Edy Santoso Kabupaten Situbondo masih berada dalam kondisi yang kondusif namun tidak menutup kemungkinan situasi tersebut bisa menjadi tidak kondusif seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi akhir-akhir ini dengan berbagai peristiwa diantaranya adanya aliran Gafatar, ISIS dan Terorisme serta muncul kembali faham Komunis untuk itu yang menjadi kebutuhan mendesak adalah membangun kesadaran publik dan partisipasi masyarakat akan pentingnya situasi yang aman, tertib dan tenteram sehingga pembangunan di daerah dapat terwujud.

Bahwa pemberantasan Terorisme adalah masalah yang kompleks, hal ini bukan hanya menjadi tugas TNI/POLRI saja akan tetapi menjadi tugas bersama dan tanpa adanya kesadaran kita bersama akan sangat sulit untuk memberantas Terorisme. Kurangnya partisipasi masyarakat akan memberikan ruang hidup bagi para teroris oleh karena itu peran aktif seluruh lapisan masyarakat dan peran tokoh agama akan sangat membantu tugas aparat pemerintah terutama dalam melaksanakan deteksi dini guna mewaspadai munculnya gerakan radikal serta aktifitas terorisme dan faham Komunis, terang Serka Edy Santoso.

Diharapkan dari kegiatan peningkatan kapasitas elemen masyarakatdalam bidang kewaspadaan dan deteksi dini akan bisa menambah wawasan kebangsaaan dan pengetahuan bagi para peserta dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan keterpaduan penanggulangan bahaya radikalisme, terorisme  dan Komunis serta memperkuat koordinasi dan keterpaduan antara unsur elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah,TNI/POLRI sehingga selalu siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan di masyarakat. Dan terakhir saya mengajak kepada siswa-siswi SMA Ibrahimy dengan mensosialisaikan dan membudayakan program 3S yaitu Salam Serbu Situbondo dengan cara kita saling memberikan salam Assalamualaikum kepada orang lain yang kita kenal maupun tidak kita kenal, karena dengan cara 3S ini kita berharap bisa peduli dengan lingkungan dan bisa meminimalisir berkembangnya orang yang mau bertindak jahat/kriminal (teroris dan radikal). (sdd).

KASDIM 0823/SITUBONDO MENGHADIRI APEL KONSOLIDASI DALAM RANGKA PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN



Situbondo - Menanggapi kewaspadaan terhadap bencana alam asap yang di akibatkan dari kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di musim kemarau, Pemkab Situbondo melibatkan TNI, Polri dan segenap jajaran tim penanggulangan bencana menggelar apel siaga Kebahkaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) bersama di lapangan Camping Ground Taman Nasional Baluran Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Selasa (17/02/2018) pagi

Bupati Situbondo Bapak Dadang Wigiarto, SH memimpin langsung Apel Konsolidasi Dalam Rangka Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Taman Nasional Baluran Desa Wonorejo Kec. Banyuputih. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0823/Situbondo diwakili Kasdim 0823/Situbondo Mayor Kav. Suprapto, Kapolres Situbondo diwakili Iptu Effendi, Kepala Taman Nasional Baluran Bambang Sukendro, Kepala BPBD Situbondo Taufik Hidayat, Kepala Perhutani Agus Santoso, Kepala Damkar Hadi Susanto, Camat Banyuputih Anang S, Danramil 0823/08 Banyuputih diwakili Bati Bakti TNI Serma Iswanto dan Kapolsek Banyuputih diwakili Iptu Suratman dan unsur Toga, Toda, Toma Todat Kabupaten Situbondo. (sdd).

BABINSA KORAMIL SUMBERMALANG BERI PENDAMPINGAN IMUNISASI DIFTERI



Situbondo Sebagai langkah tindakan pencegahan meluasnya wabah penyakit difteri pada anak usia dini, pemerintah kota Situbondo melakukan pencegahan dengan pemberian vaksin secara massif. Salah satunya dalam pelaksanaan Imunisasi ORI Difteri tersebut dilakukan oleh Kelompok Posyandu Anggrek di kantor balai Desa Tlogosari. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 16 Sumbermalang Desa Tlogosari Serda Jamaluddin turut membantu dan ikut mendampingi proses pemberian suntik vaksin ORI tersebut bersama Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Sumbermalang Bapak Basori, petugas Kesehatan Bidan Desa Tlogosari Ibu Nihayatus, Ibu Yulika dan Posyandu serta kader Posyandu Anggrek. Selasa (17/07/2018).

 

Imunisasi ini rangka mencegah wabah penyakit pada anak-anak yang mempunyai tujuan agar bisa menambah kekebalan tubuh maupun daya tahan tubuh yang dengan harapan bisa menangkal segala penyakit yang bisa menyerang pada tubuh. Imunisasi ini sangat penting dan banyak manfaatnya dengan adanya imunisasi ini diharapkan anak-anak mempunyai daya tahan tubuh yang bagus sehingga tidak mudah terserang penyakit serta dapat menjadikan generasi yang sehat dan dapat berguna bagi bangsa dan negara serta agama, “ terang Serda Jamaluddin. “ (sdd).