KORAMIL 0823/08 BANYUPUTIH MELAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG TERHADAP SISWA-SISWI BARU DI SMAN 1 BANYUPUTIH
Situbondo – Awal ajaran baru untuk beberapa
sekolah di wilayah Kabupaten Situbondo banyak dilakukan kegiatan MPLS (Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah) bagi siswa-siswa baru, hal itu dilakukan untuk
penyesuaian siswa-siswinya ditempat sekolah yang baru, seperti halnya SMAN 1 Banyuputih
Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo menerima materi Wasbang
(Wawasan Kebangsaan) dari Pelda Sumarno dan Serka Hairul Milla anggota Koramil
0823/08 Banyuputih, Rabu (18/07/2018).
MPLS (Masa
Pengenalan Lingkungan Sekolah) SMAN 1 Banyuputih
melibatkan 56 Siswa-Siswi baru dengan mengikuti materi Wasbang (Wawasan Kebangsaan) berupa kegiatan PBB (Peraturan Baris Berbaris), Tata
cara Upacara Bendera, Mengenal lagu Kebangssan dan Pembinaan Mental.
Kegiatan MPLS (Masa Pengenalan
Lingkungan Sekolah) dilakukan
oleh pihak sekolah dengan tujuan untuk mengenalkan siswa baru terhadap
lingkungan sekolah, MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) juga termasuk pengenalan berbagai macam
kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah, “Ujar
Drs Gatot P Kepala Sekolah SMAN 1 Banyuputih”. (Sdd)
ANGGOTA KORAMIL PANJI MEMBERIKN SOSIALISASI WASBANG ANTISIPASI RADIKALISME DAN TERORISME
Situbondo - Guna meminimalisir adanya gerakan aliran Gafatar, ISIS
dan Terorisme serta muncul kembali faham Komunis di Indonesia khususnya wilayah
Kabupaten Situbondo, Anggota Koramil 0823/02 Panji Serka Edy Santoso dan Serda
Siswanto memberikan Sosialisasi Wasbang dan Deteksi Dini kepada seluruh siswa
SMA Ibrahimy dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru. Selasa
(17/02/2018).
Menurut
Serka Edy Santoso Kabupaten Situbondo masih berada dalam kondisi yang kondusif
namun tidak menutup kemungkinan situasi tersebut bisa menjadi tidak kondusif
seiring dengan perkembangan situasi dan kondisi akhir-akhir ini dengan berbagai
peristiwa diantaranya adanya aliran Gafatar, ISIS dan Terorisme serta muncul
kembali faham Komunis untuk itu yang menjadi kebutuhan mendesak adalah
membangun kesadaran publik dan partisipasi masyarakat akan pentingnya situasi
yang aman, tertib dan tenteram sehingga pembangunan di daerah dapat terwujud.
Bahwa
pemberantasan Terorisme adalah masalah yang kompleks, hal ini bukan hanya
menjadi tugas TNI/POLRI saja akan tetapi menjadi tugas bersama dan tanpa adanya
kesadaran kita bersama akan sangat sulit untuk memberantas Terorisme. Kurangnya
partisipasi masyarakat akan memberikan ruang hidup bagi para teroris oleh
karena itu peran aktif seluruh lapisan masyarakat dan peran tokoh agama akan
sangat membantu tugas aparat pemerintah terutama dalam melaksanakan deteksi
dini guna mewaspadai munculnya gerakan radikal serta aktifitas terorisme dan faham
Komunis, terang Serka Edy Santoso.
Diharapkan dari kegiatan peningkatan kapasitas
elemen masyarakatdalam bidang kewaspadaan dan deteksi dini akan bisa menambah
wawasan kebangsaaan dan pengetahuan bagi para peserta dalam upaya meningkatkan
kewaspadaan dan keterpaduan penanggulangan bahaya radikalisme, terorisme
dan Komunis serta memperkuat koordinasi dan keterpaduan antara unsur elemen
masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah,TNI/POLRI
sehingga selalu siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi
yang dapat merusak persatuan dan kesatuan di masyarakat. Dan terakhir saya mengajak
kepada siswa-siswi SMA Ibrahimy dengan mensosialisaikan dan
membudayakan program 3S yaitu Salam Serbu Situbondo dengan cara kita saling memberikan salam
Assalamualaikum kepada orang lain yang kita kenal maupun tidak kita kenal, karena
dengan cara 3S ini kita berharap bisa peduli dengan lingkungan dan bisa
meminimalisir berkembangnya orang yang mau bertindak jahat/kriminal (teroris
dan radikal). (sdd).
KASDIM 0823/SITUBONDO MENGHADIRI APEL KONSOLIDASI DALAM RANGKA PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

Situbondo - Menanggapi kewaspadaan terhadap bencana alam asap yang di
akibatkan dari kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di musim kemarau,
Pemkab Situbondo melibatkan TNI, Polri dan segenap jajaran tim penanggulangan
bencana menggelar apel siaga Kebahkaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) bersama di lapangan
Camping Ground Taman Nasional Baluran Desa Wonorejo,
Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Selasa
(17/02/2018) pagi. Bupati Situbondo Bapak Dadang Wigiarto, SH memimpin langsung Apel Konsolidasi Dalam Rangka Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan Taman Nasional Baluran Desa Wonorejo Kec. Banyuputih. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0823/Situbondo diwakili Kasdim 0823/Situbondo Mayor Kav. Suprapto, Kapolres Situbondo diwakili Iptu Effendi, Kepala Taman Nasional Baluran Bambang Sukendro, Kepala BPBD Situbondo Taufik Hidayat, Kepala Perhutani Agus Santoso, Kepala Damkar Hadi Susanto, Camat Banyuputih Anang S, Danramil 0823/08 Banyuputih diwakili Bati Bakti TNI Serma Iswanto dan Kapolsek Banyuputih diwakili Iptu Suratman dan unsur Toga, Toda, Toma Todat Kabupaten Situbondo. (sdd).
BABINSA KORAMIL SUMBERMALANG BERI PENDAMPINGAN IMUNISASI DIFTERI
Situbondo – Sebagai langkah tindakan pencegahan meluasnya wabah penyakit difteri pada anak usia dini, pemerintah kota Situbondo melakukan pencegahan dengan pemberian vaksin secara massif. Salah satunya dalam pelaksanaan Imunisasi ORI Difteri tersebut dilakukan oleh Kelompok Posyandu Anggrek di kantor balai Desa Tlogosari. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 16 Sumbermalang Desa Tlogosari Serda Jamaluddin turut membantu dan ikut mendampingi proses pemberian suntik vaksin ORI tersebut bersama Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Sumbermalang Bapak Basori, petugas Kesehatan Bidan Desa Tlogosari Ibu Nihayatus, Ibu Yulika dan Posyandu serta kader Posyandu Anggrek. Selasa (17/07/2018).
Imunisasi ini rangka mencegah wabah penyakit pada anak-anak yang mempunyai tujuan agar bisa menambah kekebalan tubuh maupun daya tahan tubuh yang dengan harapan bisa menangkal segala penyakit yang bisa menyerang pada tubuh. Imunisasi ini sangat penting dan banyak manfaatnya dengan adanya imunisasi ini diharapkan anak-anak mempunyai daya tahan tubuh yang bagus sehingga tidak mudah terserang penyakit serta dapat menjadikan generasi yang sehat dan dapat berguna bagi bangsa dan negara serta agama, “ terang Serda Jamaluddin. “ (sdd).
Langganan:
Postingan (Atom)




