Koramil 0823-11/Besuki Kapten Inf Basuki S.Sos Bersama Jajaran Muspika Kecamatan Besuki Adakan Pengobatan Gratis Yang Di Pusatkan Di Alun-alun Besuki.

 
Situbondo - Minggu (18/8) Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-74 dan Koramil 11/Besuki Kodim 0823 Kota Situbondo mengadakan kegiatan Bhakti Sosial Pengobatan Massal bersama muspika gratis kepada warga masyarakat yang di adakan di Alun alun Besuki di pimpin langsung oleh Danramil   Kapten inf Basuki,S.sos.
 
Acara bhakti sosial ini juga di hadiri oleh Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa.SE.Mi,Pol dan Jajaran M

Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud pengabdian Koramil 0823-11/Besuki kepada masyarakat di Kecamatan dan berbagi sesama  yang membutuhkan bantuan serta sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dan dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74.
Muspika Besuki serta masyarakat sekitar, kegiatan Bhakti Sosial ini menyiapkan pelayanan mulai pemeriksaan kesehatan umum, warga masyarakat Besuki sangat antusias dengan diadakannya pengobatan massal secara gratis ini dikarenakan masih banyaknya warga masyarakat yang kurang mampu di wilayah masing-masing Koramil sehingga kebutuhan kesehatan dapat tercukupi dengan adanya pengobatan massal tersebut.
 Kodim 0823 Kota Situbondo melalui acara pengobatan gratis berupaya semakin mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat yang sudah dijalinnya selama ini Selain itu Kodim juga berharap dapat benar-benar membantu kebutuhan masyarakat terutama dalam hal pelayanan kesehatan, sehingga keberadaannya yang berada di tengah-tengah masyarakat, dapat benar-benar dirasakan oleh mereka.(pen 23)

Meriahkan HUT RI Ke 74, Babinsa Talkandang Gowes Bareng Warga Binaanya


 Situbondo -Minggu (18/8) Dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 tahun, Babinsa Koramil 0823/Kota Desa Talkandang bersama wargan binaan menggelar kegiatan sepeda santai, Minggu(18/8/2019).

Kegiatan sepeda santai dengan mengambil tema”Ngontel Kemerdekaan” itu mengambil star dari Desa Sumering Finis Desa Talkandang dengan jarak tempuh 10 Km.

Sepeda santai yang di lepas oleh Sertu Buarto selaku penanggung jawab kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masayakat umum.

Babinsa Talkandang Sertu Buarto mengatakan bahwa sepeda santai ini merupakan salah satu kegiatan yang digelar warga masyarakat DesaTalkandang dalam rangka memperingati HUT-RI ke 74 tahun.

Pada kesempatan itu juga, Sertu Buarto juga mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi aktif yang sehat yakni dengan sepeda dan berjalan kaki.

“Dengan bersepeda kita menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, dan juga merupakan ajang silaturahmi antar pejabat dan masyarakat yang senantiasa harus kita jaga dan pelihara bersama,” ujarnya.

Babinsa hadir bersama warga tidak hanya sebagai pengayom dan menjaga keamanan, namun juga untuk ikut dan turut andil dalam kegiatan bersama warga dalam memeriahkan HUT RI ke-74″ujar Buarto.(Pen 23)

DANDIM 0823 Dan Forkopimda Situbondo Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 74

 
SITUBONDO - Sabtu (17-8) Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan
HUT Kemerdekaan RI Ke-74 oleh Pemda Situbondo diadakan di Alun Alun Kota Situbondo

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini di hadiri oleh peserta upacara yang terdiri dari satuan Kodim 0823/Situbondo Satpol PP, , Jajaran Polres Situbondo, PLP MAR Banongan, PLP Angkatan Darat Asembagus,  perwakilan pejabat Pemerintah Daerah, veteran, perwakilan kalangan Pelajar dan Mahasiswa, serta Ormas dan Tagana. Warga kota Situbondo juga terlihat antusias memadati area sekitar lokasi acara sejak pagi untuk menyakaikan Prosesi Pengibaran Bendera Merah Putih.

Pengibaran bendera dilakukan oleh pasukan Paskibraka yang berjumlah 74 orang yang terdiri dari perwakilan pelajar dari  jajaran Kabupaten Situbondo, pasukan Paskibraka terlihat sukses dan lancar tanpa melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya.

Sampai selesai sekitar pukul 10.30,  acara berjalan dengan lancar dan khidmat. (Pen 23)

DANDIM 0823/Situbondo Gelar Upacara HUT RI ke 74,Selaku Irup Di Ponpes Wali Songo

Situbondo - Kebanggaan tersendiri bagi Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa, SE, MI Pol, Untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan para Pahlawan Bangsa, di Pondok Pesantren Wali Songo bersama Banser, TNI, Polri, Satpol PP, Pencak Silat Pagar Nusa, Gelar Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu (17/8/2019).

Upacara yang berlangsung di lapangan ponpes Wali Songo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo tersebut, disaksikan Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo KHR. Moh. Kholil As’ad Syamsul Arifin, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, Ketua DPRD Situbondo, Ketua Majelis Ulama Indonesia Cabang Situbondo, muspika Kecamatan Panji, TNI, Polri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo.

Adapun yang menjadi inspektur upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 yang dilaksanakan Pondok Pesantren Wali Songo, yakni Letkol Inf Akhmad Juni Toa, SE, MI Pol, Dandim 0823/Situbondo.

Sedangkan, pembacaan proklamasi oleh pengurus pompes Wali Songo, Ustadz Ainun Naim, pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh santri Ponpes Wali Songo serta pembaca teks pembukaan UUD 1945 di bacakan oleh santri Wali Songo dan pembacaan doa disampaikan langsung oleh KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin Pengasuh Ponpes Wali Songo serta pembaca deklarasi NU tentang Pancasila.

Letkol Inf Akhmad Juni Toa, SE, MI Pol, Dandim 0823/Situbondo usai melaksanakan upacara bendera HUT RI ke 74 di Polres Wali Songo menjelaskan bahwa, diri bangga dapat kesempatan menjadi inspektur upacara di ponpes Wali Songo menggunakan pakaian santri.

“Upacara bendera peringatan Kemerdekaan RI tahun ini merupakan tahun spesial bagi saya, karena saya diberi kesempatan oleh Kiai Kholil menggunakan pakaian santri, ” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim Situbondo mengatakan, ada poin penting dalam akhir upacara, yakni tidak adanya pertentangan Islam dengan Pancasila sebagai dasar palsapah Bangsa Indonesia.

“Mungkin kebanyakan orang beranggapan bahwa dunia pesantren penuh dengan exklusif, tapi ternyata saya buktikan sendiri bahwa dunia pesantren mempunyai nilai-nilai nasionalisme dan cinta merah putih,” jelasnya.
Dalam upacara bendera tersebut, juga dikumandangkan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Subanul Waton oleh santriwati Ponpes Wali Songo, dan upacara bendera Merah Putih memperingati Kemerdekaan RI ke 74 berlangsung sukses. (Pen 23)








Memeriahkan Peringati Harjakasi ke-201, Kasdim 0823 dan Forkopimda Situbondo Naik Kereta Kencana

Situbondo -  Kamis (16/8) Kasdim 0823,naik kereta kencana, sembari melambaikan tangan kepada warga Situbondo di sepanjang rute,yang dilalui kereta kencana.

Situbondo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-201 berlangsung meriah. Pasalnya, pada puncak peringatan Harjakasi Tahun 2019, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto bersama istri, Wabup Yoyok Mulyadi bersama istri, mereka naik kereta kencana dari Kantor Pemkab  Situbondo menuju Alun-alun Kota setempat,
Selain itu,  anggota Forkopimda Situbondo juga naik kereta kencana. Praktis, iring-iringan sebanyak  sembilan kereta kencana  Bupati Dadang Wigiarto. Wabup Yoyok Mulyadai bersama anggota Forkopimda Situbondo itu,  mendapat sambutan  meriah  ribuan masyarakat dan siswa-siswi yang membentuk pagar betis, seraya melambaikan bendera merah putih.

Usai naik kereta kencana , Bupati Situbondo Dadang Wigiarto  bersama anggota Forkopimda Situbondo, melaksanakan upacara  memperingati Harjakasi ke-21 Tahun 2019, dengan Irup Bupati Dadang  Wigiarto. Selain diikuti para ASN dilingkungan Pemkab Situbondo, namun  anggota TNI/Polri juga  mengikuti upacara bendera puncak peringati Harjakasi ke-201.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan,  jika  tema peringatan Harjakasi ke-201 adalah “’Merajut Kebersamaan Menyongsong Situbondo Lebih Maju’. Namun, kegiatan upacara peringatan Harjakasi ke-201 di Alun-alun Kota Situbondo, sengaja didahului dengan iring-iringan kereta kencana anggota Forkopimda, sedangkan di belakang iring-iringan kereta kencana adalah para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbondo.
“Iring-iringan ini mengandung filosofi budaya kebersamaan terbangun dan simbol pemimpin yang memperoleh dukungan dari masyarakatnya,  termasuk  mendapati dukungan di-internal,” ujar Bupati Dadang Wigiarto, Kamis (15/8/2019).

Bupati berharap, simbol ini menjadi rasa optimis bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab Situbondo, bahwa ke depan Situbondo tak hanya menjadi daerah berkembang tetapi melesat menjadi daerah maju. Tentunya, dengan dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat umum.

“Pasca keluar dari daerah tertinggal, para pemangku kepentingan beserta masyarakat memiliki peran lebih handal, untuk menyongsong Situbondo menjadi daerah maju,” kata Bupati.

Bupati mengemukakan, lepas dari status tertinggal, pekerjaan pemerintah akan lebih berat, efisiensi anggaran harus diperketat karena harus mandiri. Sebab program pembangunan dari pusat untuk daerah dihentikan.

“Jangan sampai selepas dari status tertinggal, paramater dan indikator daerah justru menurun. Ini problem bagi daerah, apalagi kisi-kisi pendapat daerah menjadi salah satu cara untuk mandiri,”pungkasnya.(pen 23)