Laksanakan Monitoring Penyaluran BPNT Tetap Dalam pengawasan Babinsa

Situbondo - Babinsa kelurahan Mimbaan Ramil 0823/02 Panji. Sertu Gatot sm Sertu Khamin bersama perangkat Kelurahan Mimbaan melaksanakan monitoring pelaksanaan penyaluran/ penyerahan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan Non PKH 74 Orang periode bulan Agustus 2019, yang  bertempat Di E- warung toko Rifki Milik Ibu Ida Rt 01/ 19 Kec Panji Kab Situbondo, Dengan jumlah penerima sebanyak 124 orang, dengan rincian beras 10 kg dan telur 4 butir.Senin Pagi Pukul 09.00 Wib(12/08) 

Babinsa setempat mengatakan, BPNT ini merupakan program Kementrian Sosial untuk menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang berkualitas dan mengurangi beban dalam membayar rastra tiap tahunnya.

Lebih lanjut, Babinsa menjelasakan, untuk warga penerima BPNT  tercatat sebanyak 124 orang yang menerima BPNT di wilayah Kelurahan Mimbaan Panji Situbondo.

Kami Babinsa hanya membantu pendistribusian agar berjalan dengan tertib dan lancar serta tepat sasaran sesuai dengan data yang telah terhimpun. Terangnya

Dengan adanya program BPNT ini diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan barang yang berkualitas serta diharapkan dengan BPNT ini kesejahteran masyarakat dapat meningkat. Tambahnya (pen 23)








Mencoba Jalan Program TMMD ke 105 Banyuwangi dengan bersepedah


 Banyuwangi/Situbondo - Bersepedah santai melewati jalan Program TMMD ke 105 Banyuwangi adalah pilihan olahraga menarik untuk mengisi waktu luang.(12/8/2019)

Jalan rata dan lebar adalah Rute yang dilalui saat bersepeda di lokasi TMMD ke 105 Banyuwangi. Melewati tanjakan-tanjakan sedang dan turunan yg tidak terlalu curam.

Bagian yang menarik bukan hanya karena jalanya yg rata dan lebar melainkan suguhan pemandangan alam yang menyejukkan. Di sepanjang perjalanan, akan melihat bentang areal persawahan yang subur, sungai yg jernih, dan sejuknya udara ketika melewati perkebunan warga.

Jarak yang ditempuh sekitar 1,2 kilometer sekali jalan.Membawa minuman dan makanan ringan adalah hal yang tidak boleh dilupakan, karena sangat tepat areal persawahan dijadikan tempat beristirahat sambil menikmati pemandangan dan menikmati cemilan yang kita bawa.

"Karena ini jalan baru jadi saya tertarik untuk melewatinya, ternyata jalannya sangat lebar,masih jarang rumah yg ada,karena mungkin dulu ini jalan persawahan" ucap erfan (29) salah satu anggota paguyuban Sepeda Ontel Desa Setail.(Pendim 0825)(Pen 23)

Jalan Alternatif baru hasil TMMD 105 Banyuwangi

Banyuwangi/Situbondo - Jalan Hasil pengerjaan TMMD ke 105 Banyuwangi ini terbentang sepanjang 1.120 M dari Dusun Krajan Setail hingga Dusun Krajan Dasri.(12/8/2019)
Selain sebagai Jalan penghubung antar dua Desa,sekarang Jalan baru yang sudah 100 %  rampung pengerjaannya tersebut kini menjadi jalur alternatif dikala Jalan Utama mengalami kemacetan.

Kondisi jalan yang menghubungkan dua Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Genteng Dan Kecamatan Tegalsari kini sudah diperkeras dan lebih lebar dari semula yaitu menjadi 6 meter.

"Jalannya enak dan luas,apalagi sekarang pasti akan ramai lomba-lomba Agustusan kayak gerak jalan,karnaval dan pawai. Jalan besar pasti macet jadi bisa mutar lewat sini biar tidak kena macet". Ungkap Bapak Imron (48) warga Dusun Krajan Desa Setail.(Pendim 0825)(Pen 23)




Panglima TNI Bintang Dua, Pimpin Upacara Penutupan TMMD 105 Banyuwangi

Banyuwangi/Stubondo - Pangdivif-2/Kostrad, Mayor Jenderal TNI Tri Yuniarto, pimpin upacara penutupan kegiatan TMMD 105 Banyuwangi. Setelah membacakan amanat dari Panglima Kodam V/ Brawijaya, Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi dan mendengarkan laporan hasil kegiatan oleh Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Inf Ruli Nuryanto, secara resmi pagelaran tentara membangun desa tersebut telah selesai, Kamis (8/8/2019).

Setelah itu, prosesi pelepaskan balon bersama burung merpati, menjadi isyarat bagi prajurit untuk kembali ke batalyon masing-masing.

"TMMD ini sudah di lakukan oleh TNI sejak tahun 1980, dan memiliki tujuan untuk mengatasi kesulitan rakyat dan sekitarnya. Dan kita juga membantu percepatan akselerasi pembangunan di daerah. Serta guna memperkuat ketahanan wilayah," katanya.

Tidak kalah pentingnya, lanjut Panglima, kita juga memperkuat rasa cinta tanah air, bela negara. Kemudian juga meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya narkotika. Ini semua dikerjakan didalam TMMD 105.

Telah diketahui dan tertulis jelas, bahwasanya kegiatan manunggal ini memiliki dua sasaran. Yakni, sasaran fisik dan nonfisik. Seperti pembuatan jalan, jambanisasi, renovasi RTLH, pembuatan mushola dan MCK, serta pengadaan pos kamling di desa tempat TMMD berada.

Jalan sepanjang 1.120 meter tersebut dirasa sangat tepat pada pembangunannya. Karena, jalan tersebut merupakan akses dua desa untuk saling berhubungan. Dimana, masyarakat yang mayoritas bekerja disawah itu, menggunakannya sebagai poros utama melakukan pekerjaannya.

"Ini sangat membantu masyarakat setempat didalam memasarkan hasil buminya. Otomati, perekonomian bisa berjalan lebih kencang," katanya.

Sedangkan pada sasaran nonfisik, program TMMD juga telah banyak membantu memberikan wawasan kepada masyarakat. Dimana, mereka diberikan bekal dan warning dini tentang bahaya penyakit, serta beberapa solusi ekonomi yang membuat usaha mereka semakin produktif lagi.

"Seperti ceramah dari rekan kepolisian yang memerikan wawasan terkait kesadaran hukum dan bahaya narkoba. Dan juga ceramah Dinas Kesehatan yang memberikan wawasan tentang hewan ternak," katanya.

Setelah itu, Panglima Bintang dua tersebut beranjak meninggalkan lapangan untuk sejenak menikmati suasana sekitar. Terlihat ia, sempatkan diri untuk mampir di beberapa stan masyarakat yang berjualan jajanan khas Banyuwangi.

Dari kejauhan, ada sebuah panggung kecil yang membuatnya tertarik untuk mendatanginya. Dirinya sempat merasa diherankan, lantaran diatas panggung musik tersebut berdiri belasan warga binaan Lapas Kelas IIB Banyuwangi. Mereka turut serta memeriahkan pesta penutupan kegiatan TMMD ini.

Nampak, Panglima sempat berbincang dengan para biduan narapidana kasus narkoba itu. Setelah sedikit bertanya, dan mendapatkan jawabannya. Kemudian, dirinya sangat mengapresiasi dengan apa yang telah mereka lakukan itu.
Menurutnya, nama band 'Kapox' ini sesuai dengan apa yang sudah mereka alami di masa lalunya. Dengan mengisi kegiatan semacam ini, lanjutnya, akan membuat mereka terbina dan tergiring untuk melakukan kegiatan positif dan menghindari perilaku negatif.

"Saya sangat mengapresiasi ini, kalau mau nanti band kapox ini bisa mengisi acara yang akan digelar TNI berikutnya," katanya.

Setelah puas dengan itu, Mayor Jendral TNI itu menyempatkan diri untuk menyanyi membawakan sebuah lagu untuk ikut memeriahkan pesta penutupan itu. Sorak-sorai penonton dan ribuan tepuk tangan membanjiri lantunan suara merdu Panglima itu.

Tak ketinggalan, sebagai wujud kebanggaan karena telah didatangi oleh seorang Panglima TNI, satu grup musik itupun meminta untuk berfoto bersamanya sebagai sebuah kenang-kenangan. Tak lama kemudian, Panglima pun bergeser untuk meresmikan dan meninjau langsung hasil pekerjaan Satgas TMMD 105 Banyuwangi. (Pen 23)








Panglima TNI Resmikan Jalan Baladhika TMMD 105 Banyuwangi

Banyuwangi/Situbondo - Potong pita, Pangdivif-2/Kostrad, Mayor Jenderal TNI Tri Yuniarto secara resmi membuka jalan baru hasil perjuangan Satgas TMMD 105 Banyuwangi. Sebelum prosesi peletakan papan nama jalan Baladika itu, ia terlebih dahulu melakukan potong tumpeng bersama segenap warga dan tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut, Kepala Desa Setail dan Camat Genteng. Anak-anak kecil pun ikut menyaksikan kedatangan Panglima berbintang dua itu. Mereka sangat kagum dengan sosok laki-laki yang sangat ramah itu.

"Saya kira Panglima itu menakutkan, karena namanya Panglima pastinya seperti di film-film. Besar dan memiliki tatapan tajam," kata Rosmala.
Ternyata, lanjutnya, Panglima itu ramah, baik dan bahkan mau bersalaman dan memeluk warga. Saat kami mengajak berfoto, ia pun dengan senang hati mengiyakannya. Seneng, dan bangga kami dengan TNI ini.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima mengajak masyarakat untuk bersama menjaga jalan yang telah terbangun oleh TMMD 105 ini. Dan ia juga berharap semoga jalan ini bisa membantu mempermudah akses roda ekonomi masyarakat sekitar. (Pen 23)