Panglima TNI Resmikan Jalan Baladhika TMMD 105 Banyuwangi

Banyuwangi/Situbondo - Potong pita, Pangdivif-2/Kostrad, Mayor Jenderal TNI Tri Yuniarto secara resmi membuka jalan baru hasil perjuangan Satgas TMMD 105 Banyuwangi. Sebelum prosesi peletakan papan nama jalan Baladika itu, ia terlebih dahulu melakukan potong tumpeng bersama segenap warga dan tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut, Kepala Desa Setail dan Camat Genteng. Anak-anak kecil pun ikut menyaksikan kedatangan Panglima berbintang dua itu. Mereka sangat kagum dengan sosok laki-laki yang sangat ramah itu.

"Saya kira Panglima itu menakutkan, karena namanya Panglima pastinya seperti di film-film. Besar dan memiliki tatapan tajam," kata Rosmala.
Ternyata, lanjutnya, Panglima itu ramah, baik dan bahkan mau bersalaman dan memeluk warga. Saat kami mengajak berfoto, ia pun dengan senang hati mengiyakannya. Seneng, dan bangga kami dengan TNI ini.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima mengajak masyarakat untuk bersama menjaga jalan yang telah terbangun oleh TMMD 105 ini. Dan ia juga berharap semoga jalan ini bisa membantu mempermudah akses roda ekonomi masyarakat sekitar. (Pen 23)



Cek Hasil Pembangunan TMMD 105 Banyuwangi, Panglima Bintang Dua TNI Puji Kinerja Satgas

Banyuwangi/Situbondo - Pangdivif-2/Kostrad, Mayor Jenderal TNI Tri Yuniarto memuji kinerja dari Satgas TMMD 105 Banyuwangi yang telah menyelesaikan pekerjaan dengan rapi dan tepat waktu. Hal tersebut diungkapkannya saat mendatangi rumah hasil renovasi RTLH bapak Siliwarno, Kamis (8/8/2019).

"Wah ini bagus sekali, bersih dan rapi," katanya.

Selain mengunjungi rumah pak Siliwarno, Panglima juga melihat langsung hasil pembangunan musholla disekitar. Ekspresi terkejut juga kembali ia munculkan saat melihat rumah ibadah umat Islam itu terbangun sangat rapi. Dengan warna hijau yang menandakan ciri khas Tentara Nasional Indonesia.

"Wah ini, kamar mandinya sangat bersih. Posisinya mushola diatas jadinya lebih indah," katanya.

Untuk diketahui, Panglima TNI ini melakukan tinjauan dirumah warga dan beberapa titik pembangunan lainnya dengan berjalan kaki. Menyusuri jalan makadam hasil pembangunan TMMD 105 ini. Ia pun melihat jembatan yang awalnya sangat sempit dan berbatu, saat ini telah terbangun sempurna sehingga bisa dilalui oleh dua kendaraan besar sekaligus. (Pen 23)

Jalan Selesai Di Bangun Oleh TNI Melalui TMMD Ke 105, Kini Warga Merasakan Manfaatnya

Banyuwangi/Situbondo -  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 0825 Banyuwangi  di Desa Setail Kecamatan Genteng dan Desa Dasri Kecamatan Tegalsari berjalan lancar. Sasaran pembangunan akses  jalan sudah selesai dikerjakan dengan pembangunan peningkatan Jalan panjang  1. 120 meter dan lebar 5 meter, hal ini sangat terasa manfaatnya bagi warga Desa Warga Desa Setail Kecamatan Genteng dan Warga Desa Dasri Kecamatan Tegalsari.

Berkat program TMMD Ke 105 sedikit banyak sudah mewujudkan mimpi warga Desa Setail dan warga Desa Dasri Kecamatan Tegalsari. Kondisi jalan yang dulunya masih tanah yang sempit, yang merupakan persoalan bagi masyarakat ketika hendak pergi  ke sawah.
Saat musim hujan tiba warga kesulitan membawa hasil panen dikarenakan jalan becek dan berlumpur. Hal ini juga menjadi impian dan harapan masyarakat.

Sekarang mimpi itu mulai tampak di depan mata, melalui program TMMD ke-105 Kodim 0825 Banyuwangi jalan tersebut sudah selesai di bangun. Sehingga memudahkan warga saat mengangkut hasil panennya.

“Syukurlah sekarang jalanan kami sudah bagus dan ini sangat bermanfaat, apalagi sekarang musim panen, sehingga mempermudah pengangkutan gabah hasil panen penanaman padi,” tutur M. Erik Arifianto warga Dasri Kecamatan Tegalsari yang bekerja sebagai petani saat merumput di sekitar jalan yang di kerjakan oleh Satgas TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi.

Sementara itu, Letkol Inf Ruli Nuryanto, menuturkan, salah satu tujuan TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi ini adalah mewujudkan kebersamaan TNI dengan rakyat dan membantu mempermudah ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam akses jalan ke persawahan, dengan pembangunan akses jalan yang sudah dibuat ini, diharapkan kepada warga supaya menjaga dan merawatnya, agar tetap nyaman dikemudian hari dalam beraktivitas sehari-hari,”tuturnya.(Pendim0825)(Pen 23)








Pasca TMMD Ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi Perpisahan Yang Mengharukan Sampai Meneteskan Air Mata

Banyuwangi/Situbondo - Ada yang aneh suasana di Hari ini , didusun Krajan Desa Setail tampak terlihat keramaian di kediaman Bapak Supriyanto (49) Tahun seperti ada sesuatu yang terjadi dirumahnya.

Dari pantauan Penerangan Kodim 0825 Banyuwangi, ternyata datangnya Prajurit satgas TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi dirumah bapak Supriyanto, dan ternyata untuk melakukan suatu wujud perpisahan atau berpamitan kepada keluarga Supriyanto.
Saat mencoba mendekat dan masuk kerumah Supriyanto melihat apa yang terjadi dirumahnya, ternyata satgas TMMD yang dipimpin Danki Satgas TMMD Ke 105 Lettu Arm Fredi Abram mengadakan acara perpisahan atau berpamitan beserta anggotanya dengan keluarga Supriyanto. Dan tampak sontak melihat Supriyanto dan keluarganya meneteskan air mata.

“Kami atas nama Kodim 0825 Banyuwangi mewakili anggota satgas TMMD mengucapkan terimakasih yang setinggi - tingginya, atas berkat bantuan dari keluarga Bapak Supriyanto, kami tidak bisa ungkapkan dengan kata- kata selain kata terimakasih, dan kami menjamin hubungan kekeluargaan yang harmonis ini tak sampai disini saja, tetapi terus berlanjut sampai akhir hayat,” Lettu Arm Fredi Abram tanpa sadar meneteskan air mata.

Begitu pula bapak Supriyanto mewakili keluarganya dan warga Dusun Krajan  mengatakan, ucapan terimakasih dan permohonan maaf dimana saat pelaksanaan TMMD pelayanan kami kurang berkenan di hati para bapak-bapak TNI,”saya jadi nangis” tutur Supriyanto, tetesan air mata saya, adalah rasa sayang dan sedih karna akan berpisah dengan mereka.

“Acara perpisahan dengan Prajurit Satgas TMMD ini sebagai rasa ucapan terima kasih dari keluarga saya sendiri serta mewakili warga kepada Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).”tuturnya

“Acara perpisahan ini adalah acara seperti anak yang akan pisah dengan keluarganya, karna prajurit Satgas TMMD ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi ini Sudah saya anggap seperti anak sendiri.” tutur Supriyanto dengan terus meneteskan air mata. (Pendim0825)(Pen 23).







TMMD 105 Kodim 0825 Banyuwangi menjawab keluh kesah warga


Banyuwangi/Situbondo - .Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0825 Banyuwangi tidak hanya Sekedar Bentuk Perwujudan Kemanunggalan TNI (Tentara Nasional Indonesia) bersama Rakyat namun Juga Merasakan Keluh kesah Yang Dirasakan Masyarakat, khususnya Masyarakat Dusun Krajan Desa Setail dan Dusun krajan desa dasri  Kecamatan Minggu (11/8/2019).
Jalan penghubung antara Dusun Krajan Desa Setail dan Dusun Krajan Desa Dasri dahulunya merupakan jalan kecil di tengah persawahan dan kebun yang jarang dilewati orang,karena dulu hanya mampu dilewati kendaraan roda 2 saja.

Sekarang warga masyarakat sudah mulai merasakan hasil dari TMMD (Tentara Manungal Membangun Desa) ke 105 kodim 0825 Banyuwangi karena sejak tanggal 8 Agustus 2019 lalu program TMMD ke 105 dinyatakan 100 persen selesai.

Seorang warga Dusun Krajan desa dasri sebut saja ibu Rohimah (54) menuturkan," sangat berterimakasih atas bantuan Bapak- bapak TNI, karena telah membantu kami melakukan pembuatan jalan yang menghubungkan dua Dusun ini.

"Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya bapak-bapak TNI membangun jalan desa kami,dulu jalan depan rumah saya ini kecil dan sepi karena jarang yang mau lewat kesini, sekarang jadi ramai" tutur ibu Rohimah sambil tersenyum. (Pendim0825)(Pen 23)