Satgas TMMD Kebut Pembangunan Jembatan Desa Jatisari Situbondo


Situbondo - Prajurit Kodim 0823/Situbondo, khususnya yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-101, terus berpacu merampungkan pembangunan jembatan di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo pada Rabu (25/4/2018).



Informasi dirangkum dari Pasiter Kodim 0823/Situbondo, Kapten Inf Sugeng Tarmuji selaku perwira koordinator yang mengecek langsung ke lokasi menjelaskan, progres pengerjaan pembuatan jembatan tengah memasuki tahap pengecoran.



“Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan, pembuatan jembatan sudah rampung, sehingga pekerjaan selanjutnya adalah pembuatan badan jembatan,” katanya.



Kapten Inf Sugeng Tarmuji yang hadir mewakili Dansatgas TMMD ke-101 Dandim 0823/Sitaubondo, Letkol Inf Ashari, S.Pd, menguraikan, proses pembuatan jembatan turut melibatkan warga setempat.



“Bantuan warga di lokasi sasaran fisik sangat membatu percepatan pekerjaan. Karena bagaimana pun, seluruh hasil TMMD ini nantinya akan dipersembahkan buat masyarakat setempat,” ucapnya seraya menambahkan, bahwa TNI siap membangun daerah terisolir di manapun guna mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh pelosok negeri . tegas Sugeng Tarmuji.

Warga Desa Jatisari Tetap Semangat Bantu Satgas TMMD Ke-101


Situbondo – Selasa (24/04/2018) Memasuki hari ke-21 Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Kodim 0823/Situbondo di Kecamatan Arjasa, Prajurit TNI Satuan tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat Desa Jatisari dengan penuh semangat dan kompak bergotong royong kebut pembanguan jembatan beton di, Desa Jatisari Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo.

"Dengan tidak mengenal lelah siang dibawah terik matahari walaupun kondisinya cukup sulit, jembatan yang dibangun dengan ukuran 6 M x 3,6 M menghubungkan dua Dusun ini, yaitu Dusun Polai dengan Dusun Alun-alun Desa Jatisari terus dikebut agar dapat selesai tepat waktu," ujar Kapten Inf Sugeng Tarmuji, selaku Koordinator.

Dikatakannya juga, jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat sebagai sarana untuk trasportasi dalam memudahkan dan memperlancar membawa hasil pertanian dan perkebunan dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sehingga, lanjutnya kembali, diharapkan jembatan ini nantinya dapat membantu meningkatkan pertumbuhan perekonomian warga Kecamatan Arjasa khusunya Desa Jatisari Kecamatan Arjasa.

Hari Ke Duapuluh Pembangunan Jembatan Sudah 70%


Situbondo - Personel Satgas TMMD ke-101 Kodim 0823/Situbondo bersama warga dari Dusun Polai Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo tepat pada hari ke-20, melakukan gotong royong untuk membangun jembatan, Senin (23/4/2018).

Jembatan yang menghubungkan kedua desa itu, sangat perlu dibangun, sehingga bertujuan untuk memperlancar roda perekonomian masyarakat, sehingga harus didukung oleh sarana dan prasarana yang bagus salah satunya adalah jalan raya atau jembatan yang bagus yang bisa menghubungkan antar desa.

Dan SSK Kapten Inf Dedy Siswantono mengungkapkan, kehadiran prajurit TNI di lokasi TMMD pada hari ke-20 ini, sangat direspon warga Desa Jatisari. ditambah kegigihan para prajurit dalam membangun kemanunggalan dengan rakyat, kini antara prajurit dengan warga sudah sangat bersinergi dengan baik sehingga pembangunan jembatan sudah mencapai 70%.

Seperti pengakuan Bapak Sanhaji, misalnya. Petani berusia 52 tahun ini hampir setiap hari bergaul dengan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-101 Kodim 0823/Situbondo.

“Saya senang sekali bisa berdekatan dengan bapak-bapak TNI itu. Apalagi setelah mengetahui di desa kami akan dijadikan lokasi sasaran TMMD, karena program ini menyentuh langsung kepada kepentingan warga,” ucap Bapak Sanhaji.

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan Kesadaran Hukum

Situbondo - Salah satu kegiatan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Komando Distrik Militer (Kodim) 0823/Situbondo melaksanakan kegiatan penyuluhuan Hukum dan Narkoba kepada masyarakat, di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Senin (23/4/2018).

Staf Kejaksaan Kab. Situbondo mengucapkan terima kasih kepada Kodim Situbondo atas terlaksananya penyuluhan hukum dan narkoba yang diberikan kepada 200 warga masyarakat Situbondo khususnya warga Desa Jatisari Kec. Arjasa Kab. Situbondo.

“Kegiatan ini merupakan kepedulian Satgas TMMD untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar sadar akan hukum dan bahaya narkoba,”ujarnya.

“Indonesia adalah negara hukum, untuk itu semua masyarakat harus dapat mempedomani hal tersebut. Selama ini yang paling menonjol di Indonesia adalah kasus kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan penyalahgunakan narkoba ,”tegas salah satu staf Kejaksaan

Dirinya menurutkan , kegiatan tersebut dilaksanakan dengan maksud mengingatkan kembali betapa bahayanya penyalahgunaan narkoba bagi masyarakat terutama masyarakat sekitar.

Satgas TMMD Situbondo Kebut Proyek Pembangunan RTLH


Situbondo - Jum’at (20/04).Perwira Koordinator (Pakor) RTLH (Rumah tidak layak huni) Kapten Inf Sugeng Tarmuji langsung ke sasaran di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo tepatnya pembangunan RTLH,

Rehab rumah tersebut merupakan Program TMMD Kabupaten Situbondo berupa material berupa pasir, semen, batu merah dan lain-lain serta pekerjaannya dilaksanakan dengan anggota Satgas TMMD, personil Kodim 0823, Yonarmed 8, Yonif 527/By, dan orang masyarakat sekitar.

Kegiatan pekerjaan bedah rumah Bpk Moha pun menjadi sasaran pelaksanaan yang berada di Dusun Polai Desa Jatisari, pekerjaan rumah sudah mencapai 85%, dalam kegiatan ini di laksanakan oleh Dinas pemukiman dan prasarana Kabupaten Situbondo bersama satgas TMMD ke 101.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Bapak Moha yang rumahnya di rehabilisasi menyampaikan terima kasih kepada Satgas TMMD Ke 101 dan masyarakat yang dengan sukarela membantu rehab rumahnya. serta Pemerintah yang memberikan bantuan kepada saya, bantuan ini adalah berkah bagi kami sekeluarga,” ucapnya