BATI WANWIL KORAMIL PANJI BERI MATERI WASBANG KEPADA SISWA SMA 1 PANJI

Situbondo, Panji – Sabtu (23/9) Sebagai wujud perhatian terhadap Pelajar SMA 1 panji Kec.Panji. Situbondo, Koramil 02/Panji jajaran Kodim 0823/Situbondo yang diwakili oleh Bati Wanwil Koramil 02 Panji Serma Yayak BS,  beliau memberika materi Wawasan kebangsaan dan Bela Negara bertempat di Aula SMA 1 panji. Adapun kegiatan pembinaan meliputi dua macam yaitu pembinaan ketrampilan atau praktek serta materi pengetahuan.

Bati Wanwil Koramil 02 Panji Serma Yayak BS memberikan pengarahan dan menyampaikan materi diantaranya  tentang Bela Negara dan wawasan kebangsaan. Disampaikannya materi tentang  bela negara tujuannya adalah agar para generasi muda khususnya Pelajar SMA 1 panji memiliki tekad,  sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup angsa dan Negara.

Disamping itu para generasi muda khususnya Pelajar SMA 1 panji diharapkan mengerti bahwa pembelaan negara bukan semata mata tugas TNI, tetapi tugas segenap warga negara sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS MAHASISWA BARU STKIP KAB. SITUBONDO TAHUN 2017



Situbondo - Jum'at (22/09/2017) pukul 09.00 WIB Sampai dengan selesai bertempat di Aula Kampus STKIP Situbondo Jl. Argopuro No.VII Kel. Mimbaan Kec. Panji Kab. Situbondo telah dilaksanakan kegiatan pengenalan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru STKIP Situbondo tahun akademik 2017/2018 dengan tema " Menanamkan Trifungsi Mahasiswa ,Guna Menjaga Keutuhan NKRI " dengan penanggung jawab Drs. Wiji Hartono, M.Pd (Ketua STKIP Situbondo) yang di ikuti kurang lebih 150 orang mahasiswa baru.

Hadir pada kegiatan  tersebut diantaranya Ketua STKIP ,Drs. H. Wiji Hartono, M.Pd, Wakil Ketua III STKIP, Drs.H. Djamaludin, BA. MM, Letkol Inf Ashari, S.Pd Dandim 0823/Situbondo sebagai Narasumber, AKP. Agus Suparyono Kasat Bimas Polres Situbondo juga sebagai Narasumber.

Pembekalan oleh Letkol Inf Ashari, S.Pd Dandim Situbondo menyampaikan dengan Semangat gotong royong dalam membangun Bangsa dan Negara, Tanda tanda hancurnya suatu bangsa ditandai dengan adanya, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, penggunaan bahasa yang tidak santun, Generasi muda yang tidak tau sejarah/melupakan sejarah, tidak memiliki semangat bela negara saat ini ditandai degan adanya proxywar, komunis gaya baru/bahaya laten komunis. oleh karena itu Dandim menekankan kepada pemuda khususnya Mahasiswa STKIP agar selalu memegang teguh Nilai-Nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan dasar landasan Negara Republik Indonesia.

Sedangkan Pembekalan yang disampaikan oleh AKP Agus Suparyono Kasat Binmas Polres Situbondo menyampaikan tentang Bahaya paham Radikalisme dan Terorisme serta Faktor-faktor pemicu paham radikalisme diantaranya, adanya percaturan politik dunia, kesenjangan sosial, kemiskinan dan kebodohan, merasa benar sendiri dan Pentingnya wawasan keagamaan, wawasan kebangsaan, wawasan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, dan juga Bahaya narkoba bagi generasi muda sebagai penerus Bangsa dan tindakan korupsi.

PENGAJIAN MEMPERINGATI TAHUN BARU HIJRIYAH 1439 H



Situbondo - Selasa (19/09/2017) pukul 19.30 s.d 22.30 Wib telah dilaksanakan pengajian dalam rangka memperingati Tahun baru Hijrah 1438/1439 H (1 Suro) oleh majelis taklim dan shalawat "Subbanul Muslimin"  di halaman Mushollah Bustanul Muslimin Dsn. Kesambi Ds. Blimbing Kec. Besuki Kab.Situbondo dengan jumlah massa kurang lebih 1000 orang. 

Adapun yang hadir dikegiatan tersebut  Danramil Besuki Kapt Inf Hadi Sucipto, Kiai Hafit dari Paiton, Kepala Desa Blimbing Nawawi, Anggota Koramil 11 Besuki Jajaran Kodim Serka Masrur, Serda Wijayanto, Serda Ismail, Serda Sueb, Ustad Sumu Desa. Blimbin.


Kegiatan diawali dengan sambuatan sambutan oleh Panitia, Pembacaan ayat suci Al Quran, Pembacaan shalawat Julus, Tausiah dari Kiai Hafit menyampaikan Bulan Suro disebut Syahrullah (Bulan Allah) padahal semua bulan adalah milik Allah, disebut juga bulan Muharram karena di bulan Muharram ini diharamkan melakukan pembunuhan. Dan juga bulan Muharram adalah bulan pertama dalam setahun,Rasulullah SAW bersabda Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah yaitu Muharram, Bulan ini disandarkan pada Allah sehingga disebut syahrullah atau bulan Allah untuk menunjukkan istimewanya bulan ini. Dan Nabi Muhammad SAW sendiri tidak pernah menyandarkan bulan lain pada Allah SWT kecuali bulan Allah(Muharram).

Kiai Hafit juga menyampaikan Banyak orang beranggapan bahwa bulan Muharram ini adalah bulan penuh kesialan sampai2 tidak mau melakukan hajatan nikah takut acara tidak lancar, mengakibatkan keluarga tidak harmonis, dsb sehingga banyak kita melihat berbagai ritual untuk menghindari kesialan, bencana, dan musibah itu, Beranggapan sial termasuk perbuatan syirik, sehingga nabi Muhammad SAW bersabda "Tidak ada di antara kita yang selamat dari beranggapan sial, menghilangkan anggapan sial tersebut adalah dengan bertawakkal", Seharusnya seorang muslim apabila mendapatkan musibah atau kesialan, hendaknya dia mengambil ibroh bahwa ini semua adalah ketentuan dan takdir Allah yang berasal dari-Nya karena dosa dan maksiat yang pernah kita perbuat. Untuk itu hendaklah seorang mukmin bersegera untuk bertaubat atas dosa-dosanya dan bersabar dengan musibah yang menimpanya.

DESA AWAR-AWAR ADAKAN PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PEKARANGAN



Situbondo – Selasa (19/09) Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan hasil Pekarangan Berdasarkan Prinsip B2SA yang diadakan di Balai Desa Awar-awar Kec. Asembagus kab. Situbondo, Diikuti oleh kurang lebih 30 Orang Peserta yang berasal dari PKK Desa Awar-awar. Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut Polsek Asembagus, serta Kepala Desa Awar-awar.

Adapun Materi yang Diberikan yaitu tentang Strategi penyusunan Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) untuk Dilanjutkan dengan materi Peraktek Penyusunan Menu dengan tujuan untuk menyampaikan bagaimana cara keluarga untuk menyusun menu yang seimbang antara karbohidrat, protein serta vitamin dan mineral.  

Kemudian dilanjutkan denganpraktek pengolahan Tepung berbahan dasar pangan local. Peserta diajarkan cara membuat tepung-tepungan dari bahan dasar umbi-umbian sepertitalas,singkong,dan pisang. dan kemudian Materi yang terakhir yaitu aplikasi BTP dan Keamanan Pangan, peserta yang notabone ibu-ibu dijelaskan tentang keamanan pangan yang baik bagi kesehatan.

Materi yang disampaikan terakhir  yaitu tentang pengolahan pemanfaatan pekarangan, Kegiatan ini dilakukan dengan mengolah beberapa jenis pangan berbahan baku local dan berbahan dasar hasil pekarangan. Serta juga mengajarkan bagaiman acara menyajikan pangan dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

KODIM 0823 SITUBONDO BANGUN RTLH VETERAN



Situbondo - Senin (18/09/2017).Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap anggota veteran yang tidak memiliki rumah, Kodim 0823 Situbondo melakukan bakti sosial, berupa bedah rumah atau bantuan RTLH terhadap rumah Anggota veteran An Bpk Arsan Arsani yang ada di Dusun Kampung Krajan, Desa Gebangan Kab Situbondo.

melalui Kasdim 0823 Situbondo Mayor  Kav Suprapto disela sela kegiatan mengatakan, Kodim 0823 Situbondo sebenarnya mengajukan puluhan bantuan rumah RTLH yang akan dibantu, namun masih ada beberapa rumah yang terealisasi.  Karena ada sejumlah persyaratan yang memang harus di penuhi sesuai dengan kondisi dan usia veteran yang menempati.

Kasdim mengatakan Komando atas meminta agar RTLH dibangunkan untuk para pejuang yang masih hidup, kalau hanya istri dan anaknya yang menempati rumah tersebut kemungkinan masih belum bisa di bantu.” Terangnya, 

Ditambahkan Mayor  Kav Suprapto, Sebelum memilih rumah yang akan di bedah, Babinsa kodim 0823 Situbondo terlebih dahulu melakukan pengecekan bentuk bangunan, keadaan yang punya rumah, juga Verifikasi beberapa rumah.

Dia berharap agar dengan bantuan RTLH tersebut bisa membantu para veteran untuk bisa lebih nyaman dengan rumahnya yang baru, karena bagaimanapun juga perjuangan mereka perlu untuk diapresiasi diantaranya memberikan tempat tinggal yang layak. Ujarnya.