DANRAMIL PANARUKAN BANTU BULOG SERAP GABAH PETANI

Situbondo – Rabu (15/3) Kodim 0823/Situbondo sebagai salah satu jajaran TNI yang sekarang diberi mandat untuk mendampingi Bulog terkait dengan serapan gabah dari petani dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan pemerintah. Hal tersebut diharapkan agar stok pangan diwilayah bisa terpenuhi sehingga tidak bergantung dari luar wilayah apalagi sampai impor beras dari luar negeri dapat diantisipasi.



Komandan Koramil 0823/05 Panarukan Kapten Inf Kardiman melaksanakan kegiatan penyerapan gabah petani mendampingi Bapak Lutfi selaku petugas Perum BULOG Klatakan mendatangi sekaligus Koordinasi dengan Bpk Abu ketua KUD desa Alas Malang Kec. Panarukan pada Rabu (15/3). Kapten Inf Kardiman berkoordinasi masalah Harga gabah dan selanjutnya menyarankan kepada pihak KUD bisa mengirimkan atau menjual Gabah Bulog.

"Operasi Sergap akan dilaksanakan berkelanjutan sampai akhir tahun. Masih ada beberapa hari ke depan, kita harapkan bisa menyerap gabah dari petani minimal 75 persen. Masih perlu kerja keras agar target itu bisa tercapai untuk stok beras di wilayah,” ungkap Danramil.

Dalam upaya memaksimalkan serap gabah dari petani pasca panen, Kodim 0823/Situbondo juga membentuk tim serap gabah (sergap) di lapangan yang terdiri dari Danramil dan Babinsa di wilayah. Selama ini para Babinsa di wilayah sudah melakukan pendampingan kepada para petani, mulai dari pengolahan lahan, distribusi benih dan pupuk, perawatan tanaman hingga panen tiba.(dy)

BPBD PROVINSI JAWA TIMUR GELAR DIKLAT KESIAPSIAGAAN BENCANA GUNUNG API IJEN DI BANYUWANGI



BANYUWANGI, - Selasa (14/3) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan penyusunan rencana kontingensi ancaman bencana erupsi Gunung Api Ijen, di Balai Diklat Kelautan dan Perikanan Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.



Kegiatan yang digelar mulai Selasa hingga Kamis (14-16) Maret 2017 ini, berbagai pemangku kepentingan. Baik dari unsur pemerintah, TNI, Polri, masyarakat, serta  pelaku dunia usaha di kawasan rawan bencana Gunung Api Ijen, yang meliputi 3 Kabupaten  Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo.

"Penyusunan dokumen rencana kontingensi ini sangat diperlukan sebagai pedoman bagi semua pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan mengantisipasi peristiwa bencana," kata Sudarmawan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, di Balai Diklat Kelautan dan Perikanan Bangsring, Wongsorejo, Selasa (14/3).

Menurut Sudarmawan, jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam, semua yang terlibat dalam penanganan bencana bisa berperan sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing secara teratur, terarah, terpadu berdasarkan kesepakatan bersama dan prosedur operasional yang ditetapkan.

Sehingga, lanjut dia, penyelenggaraan penanggulangan bencana dapat berjalan efektif untuk menolong, menyelamatkan, mengevakuasi, membantu dan memulihkan.

"Pada akhirnya diharapkan tidak ada korban jiwa, kerugian berkurang dan kerusakan akibat bencana Gunung Api Ijen bisa segera dipulihkan," pungkasnya.

PENDAMPINGAN HAN PANGAN BABINSA KORAMIL PANJI

Situbondo, Panji - Selasa (14/03) Serda Muhammad Syahroni Babinsa Curah Cottok Kec Panji   Bersama petani Melaksanakan Pendampingan pendampingan perawatan tanaman padi di Ds Cottok bersama poktan dan petani ,petani Desa Cottok merasa senang dengan adanya program Hanpangan sehingga selama menanam padi tidak kesulitan mendapatkan pupuk sementara hasil panen penjualan di tengkulak mengingat Harga bulog tidak sesuai dengan Harga pasar, Babinsa berupaya untuk Hasil panennya bisa sebagian dimasukan ke Bulog

Para Babinsa turun ke sawah dan membantu petani dalam penyiapan lahan sampai pencabutan benih padi dan penanaman padi akan mempercepat penanaman padi untuk mendukung program swasembada pangan pemerintah. Upaya yang dilakukan oleh babinsa dalam melaksanakan pendampingan mendapat sambutan dan apresiasi positif dari masyarakat petani Ds Curah Cottok, karena mereka sangat terbantu dengan adanya kegiatan tesebut. Petani senang dengan adanya pendampingan penanaman padi yang dilakukan oleh babinsa.

Hal ini bukan saja sangat membantu secara tenaga saja, akan tetapi babinsa juga berperan aktif dalam kegiatan pendampingan pendropan pupuk kepada para kelompok tani (poktan), menghimbau para warga di desa Curah Cottok yang berprofesi sebagai petani untuk mempercepat penanaman padi, pengelolaan lahan sawah yang akan ditanami padi secara cepat dan baik. Para petani berharap pendampingn babinsa dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga diharapkan TNI selalu dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan. (dy)

KODIM 0823 OPTIMALKAN PERAN KOMINDA

Situbondo - Senin (13/03) bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Situbondo Jl. Basuki Rahmat Kel. Mimbaan Kec. Panji Kab. Situbondo telah dilaksanakan kegiatan pembukaan Pembekalan Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) dalam rangka penyelesaian isu aktual di Kab. Situbondo yang diikuti 50 orang dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo (H. Dadang Wigiarto, SH).

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Situbondo (Drs. Basori Sonhaji), Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo (Satimin, SH, M. Hum),  Kepala Pengadilan Negeri Situbondo (Sendang Sari, SH, MH), Dandim 0823 diwakili oleh Kasdim 0823/Situbondo (Mayor Inf Winarso), Kepala Dinas

Pendidikan Situbondo (Dr. Fathorrahman, M. Pd), Pasi Intel Kodim 0823/Situbondo (Kapten Inf Edi Supriono), Kasat Intelkam Polres Situbondo (AKP M. Jufri), Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo (Aditiya Okto Tohari, SH), Pasi Intel Puslatpur Marinir 5 Baluran (Lettu Mar Imam Hanafi), Dansubdenpom V/3-5 Situbondo (Lettu CPM Eko Karnawan), Anggota Deninteldam V/Brw dan Timintelrem 083/BDJ,  Anggota Unitinteldim 0823/Situbondo dan Intelkam Polres Situbondo, Jajaran SKPD Situbondo, Perwakilan pelabuhan Kalbut (Bpk. Abdul Latif), Jajaran Kasi Trantib di 17 Kec. se Kab. Situbondo

Dalam Sambutannya Bupati Situbondo dan pernyatan resmi pembukaan pembekalan Kominda. Kami sangat mengapresiasi kegiatan pembekalan Kominda agar dalam mengelolah suatu informasi dari aparat intelijen dapat memberikan data-data kondisi dan situasi dalam berwarga negara dengan adanya isu-isu yang timbul saat ini. Isu yang berkembang saat ini di tengah-tengah masyarakat mulai munculnya kelompok komunisme dan penistaan terhadap surat Almaidah sehingga perlu disikapi bersama khususnya di Kab. Situbondo.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan “Menjelang Ramadhan Kominda dapat membantu mencegah adanya penyalahgunaan obat-obatan dan beredarnya Miras yang saat ini banyak di temukan di pinngiran desa. Dalam menghadapi Tahapan Pilgub di Jakarta maupun di Jatim nantinya supaya tidak terpengaruh adanya isu yang dapat menimbulkan gesekan khususnya di Kab. Situbondo. Pengaruh pertumbuhan ekonomi nasional yang berupa anggaran terjadinya pemotongan-pemotongan terhadap penambahan hutang negara sehingga perekonomian di Situbondo terjamin pertumbuhaannya. Mewakili Pemkab Situbondo kami mengucapkan terimakasih semoga dalam pembeklan ini dapat memberikan informasi yang valid dalam menjaga stabilitas keamanan di Kab. Situbondo. Dilanjutkan pernyataan resmi pembukaan Pembekalan komunitas Intelijen (Kominda). (dy)